LKC Dompet Dhuafa Periksa Korban Banjir Brebes

BREBES – Tim aksi tanggap bencana (Sigab) Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) sudah dua hari menjalankan pengabdian di kawasan banjir Brebes. Setidak-tidaknya sudah 363 penduduk dari 712 KK/ 2.853 jiwa penduduk Dusun Blangko, Kecamatan Losari Brebes yang diperiksa kesehatannya.

“Hari ini Tim Sigab akan menembus dusun Bancang yang berpenduduk 1.429 Jiwa/346 KK dan akan memberikan layanan kesehatan untuk korban banjir di sana sela 2 hari,” ujar dr. Farhanuddin, Tim Medis Sigab LKC-DD, Jumat (6/1).

Seperti diberitakan sebelumnya, kendatipun sampai di dusun Kecipir, Kecamatan Blangko, Brebes, tengah malam sekitar Pukul 22.00 WIB, Selasa (3/1/2012), Tim Sigab (LKC-DD), yang diberangkatkan dari Ciputat, Tangerang siang harinya, langsung memberikan pengobatan kepada korban banjir Brebes.

“Ini salahsatu bentuk kepedulian kita terhadap korban banjir,” ujar dr. Farhanuddin, dari LKC-DD yang ikut dalam Tim Medis Sigab Banjir Brebes, melalui BBM, Rabu (4/1/2012).

Dikatakan dr. Farhan, malam itu Tim LKC-DD bermalam di rumah kepala Dusun Kecipir, Kecamatan Blangko, Brebes. “Untuk kecamatan Blanko, ada 3 dusun yang terkena dampak banjir yakninya Dusun Kecipir, Blangko dan Bacang,” tambah dr. Farhan.

Menurut data BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah)Brebes, Dusun Blangko memiliki 712 KK / 2.853 jiwa, Dusun Bacang 346 KK / 1.429 jiwa, Dusun Kecipir 366 KK / 1.424 jiwa.

Diantara 3 dusun tersebut, lanjutnya, Dusun Blangko terkena dampak banjir paling parah dibandingkan dusun-dusun yang lain. Bahkan dusun ini belum tersentuh layanan kesehatan dari Puskesmas setempat.

“Dengan berkoordinasi dengan Puskesmas setempat, Tim LKC mencoba menembus kawasan Blangko pagi ini. Alhamdulillah setelah 20 menit kita berhasil sampai di lokasi,” jelas dr. Farhan yang juga pernah dikirim LKC-DD ketika Banjir di Pakistan, tahun lalu.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (4/1) Tim Sigab LKC-DD bersama Puskesmas setempat mendirikan posko kesehatan di Dusun Blanko. Pengobatan dilaksanakan di rumah Sukarna, Kepala Dusun Blanko.

Ketika masyarakat korban banjir mengetahui ada posko kesehatan di kawasan tersebut, kata dr. Farhan, banyak masyarakat memeriksakan kesehatannya. Ketika berita ini diturunkan pengobatan sedang berlangsung . [fil]

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment