Perawakannya kurus kering, saat berjalan.."/>

Suratmin:Alhamdulillah Ada Shelter Pasien Dompet Dhuafa

Perawakannya kurus kering, saat berjalan dan berlari nafasnya tersengal-sengal. Kondisi seperti itu telah dialami Suratmin (10) sejak dua tahun lalu. Ya, bocah asal Lampung ini mengalami jantung bocor.

Akibat penyakit tersebut, di sekolahnya pun anak yang duduk di kelas 3 SD Kibang Yekti Jaya, Lampung, ini dilarang melakukan aktivitas olahraga yang terlalu berat oleh gurunya. Jika merasa kelelahan,  Suratmin muntah darah.

Melihat kondisi seperti itu, Suliono, orang tua Suratmin mengeantarkan anaknya ke RS Abdul Muluk, Lampung. Lantaran peralatan medis di rumah sakit itu terbatas, Suratmin disarankan untuk segera operasi di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Berbekal uang secukupnya, pria yang kesehariannya hanya buruh di perkebunan sawit ini nekat membawa buah hatinya ke RSCM.

Setibanya di Jakarta, Suliono, yang merupakan transmigran asal Jawa Timur tersebut kebingungan. Jangankan untuk tinggal di hotel, untuk transportasi dari daerah saja, Suliono mengaku sudah pas-pasan. Di tengah kebingungan itu, Suliono tidak sengaja bertemu dengan pengelola Shelter Pasien RSCM Dompet Dhuafa.

Setelah diwawancarai singkat oleh petugas Dompet Dhuafa, Suliono, istrinya dan Suratmin diperbolehkan menempati kamar di shelter yang letaknya tidak terlalu jauh dengan RSCM. Setelah beberapa hari menunggu Suratmin mendapat kamar untuk operasi.

“Alhamdulillah ada shelter Dompet Dhuafa, sehingga kami tidak terlunta-lunta selama di Jakarta,” ungkap Suliono mewakili terima kasih Suratmin.

Operasi tersebut berjalan dengan baik. Pada 21 Desember 2011 lalu Suratmin telah diperbolehkan pulang. Suuliono merasa senang, karena anaknya kini bisa beraktifitas seperti anak normal lainnya. “Semoga para donatur diberi keluasan rejeki oleh Allah atas infak yang diberikan kepada kami lewat shelter Dompet Dhuafa di RSCM,“ kata Suliono sumringah. [aep/nes]


Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment