Dompet Dhuafa Luncurkan Program Layanan Jenazah Cuma-Cuma
JAKARTA – Sudah jatuh tertimpa tangga, demikian pameo yang tepat untuk menggambarkan kondisi orang miskin di negeri ini. Saat hidup mereka kesusahan karena dihimpit berbagai masalah mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan. Saat wafat pun mereka pun diterpa berbagai masalah. Mulai dari mahalnya sewa mobil untuk mengantar jenazah dari rumah sakit, hingga minimnya lahan pemakaman. Kalaupun ada, harganya tidak murah.
Prihatin atas kondisi ini Dompet Dhuafa meluncurkan BARZAH (Badan Pemulsaran Jenazah), program layanan terpadu untuk mengurus jenazah mulai dari rumah sakit, pengurusan, hingga pemakaman, di Masjid Raya Pondok Indah, Jumat (13/7).
“Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan dan solusi terkait kepengurusan jenazah,” ungkap Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ismail A Said.
Sebenarnya, program ini tidak menyasar orang miskin saja. Kaum berpunya pun dapat memanfaatkan layanan ini, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan hingga pemakaman. “Kita memaklumi, di kawasan perkotaan seperti Jakarta, masih banyak masyarakat yang bingung bagaimana memperlakukan keluarganya yang wafat secara Islami,” terangnya.
Ismail menjelaskan, semua layanan di atas diberikan secara cuma-cuma, alias gratis bagi masyarakat miskin. Hal yang sama juga berlaku bagi orang kaya, namun jika mereka ingin berinfak melalui Dompet Dhuafa tentu akan diterima sebesar apapun, alias tidak ada tarif.
“BARZAH ini betul-betul untuk memudahkan dhuafa secara gratis. Kita layani dari awal hingga akhir dalam pelayanan jenazah. Bahkan kalau ada dhuafa yang tidak mampu membayar biaya pemakaman, kita yang bayar. Sekali lagi, kita ingin membantu para dhuafa. Apabila ada warga yang mampu yang ingin menggunakan, kita layani tidak kita kenakan tarif, tetapi apabila ingin berinfaq kami persilahkan,” tutur Ismail.
Ismail menambahkan, program ini bukan tanpa kendala. Salah satu kendala yang dihadapi adalah terkait mobil jenazah. Saat ini Dompet Dhuafa baru memiliki dua mobil jenazah, sehingga bila permintaan banyak, tentu tak bisa dibantu semua.
“Oleh karena itu, ke depannya, kami berharap armada mobil ambulance terus bertambah, agar lebih banyak orang yang bisa dibantu. Dompet Dhuafa juga berencana akan menyediakan lahan pemakaman layak bagi para penerima bantuan. Agar nantinya tak perlu repot lagi mencari lahan pemakaman,” pungkas Ismail.





