Setelah Hadir di 3 Negara, Dompet Dhuafa Dikembangkan di Amerika

JAKARTA – Untuk menambah syiar keislaman dan zakat, Dompet Dhuafa saat ini tengah mengembangkan cabang baru di negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Kebijakan ini diambil setelah Dompet Dhuafa membuka cabang di sejumlah negara lain seperti Hongkong, Jepang, dan Australia.

“Kita ingin syiar zakat juga bersemai di Amerika,” ungkap Direktur Komunikasi dan Sumber Daya Dompet Dhuafa, Arifin Purwakananta, Selasa (11/9).

Arifin menambahkan, pembukaan cabang di Amerika memiliki tujuan tersendiri. Di Hongkong, Dompet Dhuafa mengawal 150 ribuan tenaga kerja wanita dan memberdayakan mereka. Demikian halnya di Jepang. “Sementara di Australia, tujuan kita untuk fundraising. Dananya kita gunakan untuk dakwah dan advokasi warga Indonesia yang ditahan di penjara-penjara Australia, yang notabene adalah nelayan,” terangnya.

Sementara dengan pembukaan cabang di Amerika, Dompet Dhuafa ingin menyebarkan wajah Islam yang rahmatan lil alamin, wajah Islam yang humanis. “Kita ingin mendirikan masjid yang menjadi pusat kegiatan keislaman dengan model Islam Nusantara disamping model timur tengah yang sudah berkembang di sana,” jelasnya.

“Dan yang lebih dari itu, Dompet Dhuafa juga ingin mensyiarkan ajaran zakat. Karena ajaran zakat sangat universal,” pungkasnya. “Alhamdulillah saat ini geliat Islam di Amerika semakin tinggi.”

 

Related posts

Leave your comment

Your Name: (required)

E-Mail: (required)

Website: (not required)

Message: (required)

Send comment