hit counter code

AUK

Share

Detail

A. Latar Belakang

Air yang  bersih dan mudah diakses merupakan bagian penting dari dunia yang kita tinggali pada saat ini. Walaupun air meliputi 70% permukaan bumi dengan jumlah kira-kira 1,4 ribu juta kilometer kubik, namun hanya sebagian kecil saja dari jumlah ini yang dapat benar-benar dimanfaatkan, yaitu kira-kira hanya 0,003%. Sebagian besar air, kira-kira 97%, ada dalam samudera atau laut, dan kadar garamnya terlalu tinggi untuk kebanyakan keperluan. Dari 3% sisanya yang ada, hampir semuanya, kira-kira 87 persennya,tersimpan dalam lapisan kutub atau sangat dalam di bawah tanah.

Bagaimana dengan permasalahan yang ada di Indonesia sendiri? Pada tahun 2011 dari sekitar dua ratus jutaan penduduk Indonesia, baru 20% saja yang memiliki akses terhadap air bersih. Itu pun kebanyakan di daerah perkotaaan. Sedangkan sisanya, atau sekitar 80% rakyat Indonesia masih mengkonsumsi air yang tak layak untuk kesehatan. Hal itu dibuktikan melalui hasil penelitian dari Jim Woodcock, seorang konsultan masalah air dan sanitasi dari bank dunia, yang hasilnya adalah 100.000 bayi di Indonesia tewas setiap tahunnya yang disebabkan oleh diare, penyakit yang paling mematikan nomor dua setelah infeksi saluran pernapasan akut. Penyebab utamanya, jelas buruknya akses terhadap air bersih serta sanitasi.

Program Air Untuk Kehidupan ini dirancang dan dikerjakan oleh Semesta Hijau Dompet Dhuafa semata-mata menjalankan amanah dari para donatur serta untuk mendapatkan kebaikan dari Allah SWT. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW: “Wahai saudaraku, siapa saja diantara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkan untuk umat, maka akan mendapatkan surganya Allah SWT” (H.R. Muslim). Hadist ini menceritakan ketika banyak warga kota Madinah harus mengantri dan membayar untuk mendapatkan air bersih dari  sebuah sumur dimiliki oleh seorang Yahudi, kemudian setelah Rasulullah bersabda seorang sahabat nabi bernama Utsman bin Affan r.a. langsung membeli sumur itu dengan harga yang tinggi. Sumur tersebutpun kemudian dibebaskan dan semua warga termasuk orang Yahudi tersebut dapat memanfaatkan secara cuma-cuma.

B. Tujuan Program Air untuk Kehidupan

Program Air Untuk Kehidupan ini dibuat oleh Dompet Dhuafa dengan  dengan beberapa tujuan khusus antara lain:
1.Memberikan kemudahan akses air bersih untuk warga miskin di daerah rawan air (susah mendapatkan air).
2.Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, baik material (berupa kesehatan, kebersihan) dan spiritual (peningkatan ibadah).
3.Membebaskan masyarakat dari beban komersialisasi air sehingga tidak harus mengeluarkan biaya banyak untuk mendapatkan air bersih.

C. Penerima Manfaat

Penerima manfaat dari program Air Untuk Kehidupan adalah sebagai berikut:
a.Masyarakat yang berada di wilayah yang rawan dan kekurangan air bersih.
b.Mayoritas masyarakat adalah orang miskin atau dhuafa yang tidak mampu membiayai program air bersih.