ZAKAT

Iklan-Zakat-Penghasilan-body

ZAKAT MAAL DAN PENGHASILAN

Zakat merupakan pilar keempat dari rukun islam yang wajib ditunaikan bagi umat Islam. Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya “Islam di bangun atas lima pilar yaitu dua syahadat, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji bagi yang mampu dan puasa di bulan ramadhan (HR. Tirmizi dan Muslim). Di dalam al-qur’an Allah SWT mengulang lafadz zakat sebanyak 32 kali dan 82 lafadz yang bersinonim dengan zakat seperti infak dan shodaqoh.

Hal ini membuktikan bahwa permasalahan zakat bukan hal sebatas perintah ibadah semata (hablumnillah), akan tetapi ada dimensi lain yang masuk dalam faedah zakat itu sendiri seperti sosial (hablumminannas) dan ekonomi (Iqtishodi).

Imam Taqiyuddin As-Syafei mendefinisikan zakat ialah suatu nama harta tertentu dan di salurkan kepada golongan tertentu dengan beberapa syarat. Di dalam literatul kajian fiqh, zakat terbagi 2 jenis yaitu Zakat Nafs (Fitrah) dan Zakat Harta (Maal). Adapun pengertian zakat fitrah adalah zakat diri yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan syarat-syarat yang ditetapkan. Sedangkan pengertian lafadz Maal adalah segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh manusia untuk memiliki, memanfaatkan dan menyimpannya. Sedangkan secara istilah adalah segala sesuatu yang dapat dimiliki (dikuasai) dan dapat digunakan (dimanfaatkan) menurut ghalibnya (biasanya).

Di dalam fiqh zakat tidak semua harta wajib di keluarkan zakat oleh muzakki, akan tetapi hanya harta tertentu saja yang memenuhi persyaratan kekayaan yang wajib di zakati seperti : Milik Penuh (Milkutam), berpontensi produktif, cukup nishab, lebih dari kebutuhan pokok (Ad.Dhorury), bebas dari hutang dan berlalu 1 tahun (Al-Haul).

Imam Muhammad Qosim al-Ghozi membagi zakat maal kepada 4 macam, diantaranya Zakat Ternak, Zakat Pertanian, Zakat Emas Perak, Zakat Perniagaan. Ulama kontemporer seperti Syeh DR. Yusuf Al- Qordawi menambahankan Zakat Barang Tambang, Zakat Profesi dan Zakat penghasilan di dalam kitab fiqhu zakat. Adapun zakat 2,5 persen di peruntukan untuk zakat Emas Perak, Tabungan, Saham, Obligasi, Profesi, Perusahaan Dagang (jual beli), Perusahaan Tambang. investasi properti, persewaan gedung/mobil jika sudah mencapai nisab sebesar 85 gram emas atau 675 gram perak. Sedangkan zakat 5 Persen untuk zakat Pertanian, perkebunan bijian dan buah-buahan dengan biaya perairan sendiri dan zakat 10 persen dengan memanfaatkan irigasi alam jika sudah mencapai nisab 520 kg beras dan zakat 20 persen untuk zakat Rikaz (Harta Temuan), Hadiah Langsung tak terduga dan juga zakat profesi atau penghasilan dengan zakat 2,5 persen jika mencapai nisab 520 kg beras. Wallahua’lam bi showab

Saat ini, di era modern dan semakin bertambahanya tingkat kesejahteraan, banyak masyarakat yang memiliki income/pendapatan yang besar setiap bulan.

Diujung tahun di bulan desember 2012, keluarkan zakat penghasilan dari gaji,bonus tahun tahun, atau keuntungan perusahaan bagi para entrapreneur dan penghasilan yang lain di berbagai profesi yang kita lakukan.

TABEL PERHITUNGAN ZAKAT
I. Penghasilan/Pemasukan
- Pendapatan (Gaji/Perbulan)
- Pendapatan Lain-lain(/Bulan)
- Hutang/Cicilan (/Bulan)
Pemasukan/Pendapatan per Bulan
 
II. Zakat Profesi (Az-Zira'ah)
- Harga beras saat ini (/Kg)
- Besarnya nishab
- Wajib membayar zakat profesi?
Dibayarkan pertahun
Dibayarkan perbulan
 
III. Zakat Harta Simpanan (Maal)
Total Kekayaan (dalam bentuk tabungan / investasi)
Hutang Jatuh Tempo Saat Membayar Kewajiban Zakat
Harta Yang Wajib Di Zakat
Harga emas saat ini (/Gram)
Besarnya nishab
Wajib zakat maal?
Dibayarkan pertahun
Dibayarkan perbulan (Dengan cara menyicil)

Salurkan zakat anda melalui Dompet Dhuafa di Rekening BCA : 237.301.888.1 atas nama Yayasan Dompet Dhuafa Republika