Aktivitas Merapi Kian Tinggi, Relawan Kemanusiaan Siap Siaga

YOGYAKARTA -- Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih tinggi dan kembali mengeluarkan awan panas guguran hingga Rabu (13/1/2021). Juga berdasarkan pengamatan pada tanggal 4-10 Desember 2020 lalu, ditemukan rekahan baru di dalam dan di luar kawah.

“Iya, saya masih di Yogya. Beberapa hari terakhir dan semalam, Merapi masih mengeluarkan lava pijar,” sebut Bruli, Tim DMC Dompet Dhuafa, melalui pesan singkat.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengonfirmasi adanya perubahan morfologi yang ada di dalam puncak Gunung Merapi. Di bagian tengah puncak terdapat pengangkatan, rekahan-rekahan dan juga turunan.

“Per 13 Januari 2021, volume kubah lava Merapi di sisi barat daya sebesar 4.600 meter kubik,” sebut Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida, Rabu (13/1/2021).

Hingga hari ini, Kamis (14/1/2021), Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga). Pun Tim Respon Disaster Management Centre (DMC) bersama Dompet Dhuafa Yogyakarta dan Dompet Dhuafa Volunteer, masih melakukan penjagaan di Pos Pengungsian Desa Glagaharjo demi membangun upaya kesiapsiagaan dan meminimalisir risiko dampak dari potensi erupsi Merapi di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah sejak tanggal 6 November 2020 lalu.

“Hasil assesment kami di 3 lokasi pengungsian, terdapat kebutuhan darurat berupa peralatan balita, makanan bayi, handsanitizer, tempat cuci tangan, peralatan mandi, sembako, air mineral, kasur lantai, bumbu dapur, termasuk buah-buahan,” sebut Maizar Helmi selaku Koordinator Siaga Merapi DMC Dompet Dhuafa.

Ia juga katakan, Tim DMC telah mendirikan gudang logban (logistik bantuan), mapping area Sleman dan Temanggung, mendirikan Pos Hangat di 3 (tiga) lokasi yaitu Desa Deyangan dan Desa Banyuroko; Mertoyudan, juga Desa Taman Agung; Muntilan. DMC juga telah mendirikan Pos Dompet Dhuafa di Dusun Plosorejo RT 02/RW03 Balong Wetan, Desa Umbulharjo, Kec. Cangkringan, Sleman.

Fauzi, salah satu Tim DDV Yogyakarta, mengatakan, “Seiring aktivitas Merapi yang masih tinggi, beberapa masyarakat daerah rawan erupsi diungsikan ke tempat lebih aman, terutama Lansia dan Balita. Hari ini, di sekitar wilayah Posko Pengungsian Glagaharjo, Sleman, Dompet Dhuafa berupaya membagikan bantuan logistik dan handsanitizer untuk para warga”. (Dompet Dhuafa / DMC / DDV)



a:2:{s:2:

Berpotensi Gempa Susulan, Dompet Dh

Lihat Detail
Berpotensi Gempa Sus
14 Jan 2021 16:06:26

MAJENE, SULAWESI BARAT -- Sebanyak 2.000 jiwa di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dampak gempa bumi tektonik berkekuatan 6,2 SR yang mengguncang be [...]

a:2:{s:2:

Langkah Konkret APDC, Kolaborasi Do

Lihat Detail
Langkah Konkret APDC
14 Jan 2021 16:06:09

INDRAMAYU, JAWA BARAT -- Pada Kamis (14/1/2021), Dompet Dhuafa bersama Kelompok Tani Darul Arqam di Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Indramayu, Jawa Barat, dalam rangka mengembangka [...]

a:2:{s:2:

Institut Kemandirian Latih Perempua

Lihat Detail
Institut Kemandirian
14 Jan 2021 16:50:20

SERPONG, TANGERANG SELATAN -- Bertempat di Khadijah Learning Center (KLC), Institut Kemandirian Dompet Dhuafa mengadakan pelatihan pengolahan pangan berbasis tepung terigu pada Kamis (14/1/20 [...]


Tuliskan Komentar