hit counter code


Prioritaskan Kesehatan Ibu Hamil, LKC Jateng Gulirkan Program Sayang Bunda

Kesehatan, | Wed 05/2015 10:58:40
Dompet Dhuafa Post Image
Share

PURWOKERTO- Mengawal kesehatan ibu selama proses kehamilan, Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Tengah (Jateng) menyelenggarakan Program Sayang Bunda, beberapa waktu lalu. Program rutin setiap bulan yang bertajuk ‘Ibu Sehat, Generasi Hebat” meliputi pemeriksaan kesehatan kehamilan, senam ibu hamil, penyuluhan tanda bahaya pada kehamilan, serta diskusi.

Program Sayang Bunda merupakan program rutin Dompet Dhuafa yang menyasar ibu hamil dari keluarga pra sejahtera. Program yang bekerja sama dengan bidan dan kader kesehatan di wilayah setempat ini diharapkan mampu mendorong dan memotivasi para bidan untuk dapat melakukan program-program promotif dan preventif bagi ibu hamil secara rutin.

“Sehingga meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil dan janin, serta meminilmalisir resiko bagi para ibu hamil ketika melahirkan,” kata Bidan Pelaksana LKC Dompet Dhuafa Jateng, Balqis Anisa.

Balqis mengatakan Periode Mei ini, Program Sayang Bunda dilaksanakan di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. “Tujuan dari program ini adalah mengkampanyekan kesehatan ibu hamil, kepedulian keluarga dan masyarakat pada Ibu Hamil serta sebagai salah satu upaya mengurangi resiko kematian pada ibu melahirkan,” kata Balqis.

Kegiatan yang turut melibatkan 3 tenaga bidan ini dilaksanakan disalah satu rumah bidan Desa Sudimara. Sedikitnya sekitar lebih dari 20 peserta yang mengikuti program tersebut sangat antusias mengikuti dan mendengarkan setiap instruksi dari para bidan pendamping.

“Selama ini kegiatan senam ibu hamil belum pernah diadakan di desa mereka,” tutur Balqis.

Sementara itu, salah seorang tenaga Bidan Desa Eva Syarifa sebagai mitra kerja Dompet Dhuafa mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat bagus bagi ibu hamil maupun para bidan desa, karena tidak semua bidan desa mahir dan memiliki ilmu tentang senam hamil.

“Selama ini senam hamil hanya ada di rumah sakit swasta yang dari jarak dan biaya tidak terjangkau oleh ibu hamil yang berada di pelosok-pelosok desa,” ungkap Eva. Ia berharap kerjasma seperti ini lebih sering dilakukan secara rutin.

Salah satu peserta yang mengikuti Program Sayang Bunda, Rositin mengatakan sangat senang dengan kegiatan senam hamil dan diskusi, Ia merasa program tersebut dapat semakin menambah wawasan dan pengetahuannya tentang menjaga kesehatan kehamilan. Ia berarap kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan setiap bulan sehingga dapat menghafal gerakan senam hamil yang diajarkan. (LKC Dompet Dhuafa)

 

Editor: Uyang