hit counter code


Lewat Indonesia Move On, Dompet Dhuafa Galakkan Semangat Bangkit di Medan

Kesehatan, | Mon 07/2014 16:13:01
Dompet Dhuafa Post Image
Share

MEDAN-Sepanjang tahun 2014, lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa mengusung Indonesia Move On sebagai tema lembaga. Tema tersebut menjadi semangat aktivitas dan pergerakan zakat di masyarakat.

Dengan tema yang diusung tersebut, Dompet Dhuafa mengajak seluruh anak bangsa untuk menjalin sinergi dan kolaborasi, saling mengajak, saling memberi ruang tumbuh, saling membangkitkan di segala lini kehidupan.

“Tema ini digunakan juga oleh seluruh cabang Dompet Dhuafa di seluruh dunia, termasuk Dompet Dhuafa Waspada di Medan ini,” jelas Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Armansyah saat Press Briefing di kantor Dompet Dhuafa Waspada, Medan pada Rabu (21/5).

Lebih lanjut Armansyah menjelaskan, tema Indonesia Move On teraplikasi dalam setiap program Dompet Dhuafa yang berjumlah 16 cabang di seluruh dunia. Di Dompet Dhuafa Waspada yang berdiri sejak tahun 2000 ini, berbagai program bergulir menyasar bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial kemanusiaan.

Sekolah Peduli Ummat Waspada merupakan satu satunya. Sekolah tersebut merupakan sekolah Islam satu-satunya di daerah STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Siswa di sekolah ini mendapat pendidikan dan keperluan belajar seperti buku secara gratis. Selain sebagai pusat pendidikan, gedung sekolah peduli ummat waspada juga menjadi pusat Dak’wah di STM Hulu.

Program lainnya, Dompet Dhuafa Waspada memberika beasiswa prestasi bagi mahasiswa yang memiliki prestasi, namun secara ekonomi kurang mampu. Program ini konsisten dilaksanakan sejak tahun 2000.

“Saat ini merupakan angkatan ke-XXII terdiri dari 35 orang penerima berasal dari berbagai universitas di Sumatera Utara,” imbuhnya.

Belakangan, semangat Indonesia Move On di Medan juga akan bergulir lewat program “Sinabung Bangkit”. Program tersebut adalah program pemulihan pascabencana erupsi Gunung Sinabung di bidang ekonomi. Diharapkan, sendi-sendi perekonomian warga, terutama pertanian, yang hancur akibat abu vulkanik Sinabung dapat pulih kembali.

Sebanyak 55 kepala keluarga akan menjadi penerima manfaat dalam program tersebut. Mereka akan dibagi menjadi lima kelompok untuk menggarap tanah sewaan seluas 15 hektar di Desa Gong Pinto, Kecamatan Naman Terang, Karo.

“Karenanya, kami mengajak masyarakat terutama di Tanah Karo untuk Bangkit dari keterpurukan pascaerupsi Sinabung beberapa waktu lalu dengan semangat Indonesia Move On ini,” pungkas Armansyah.

Sejatinya, semangat Move On inilah yang senantiasa ditanamkan dalam setiap gerakan pemberdayaan Dompet Dhuafa sejak lebih dari dua dekade lalu. Para penerima manfaat Dompet Dhuafa (terutama mustahik) diharapkan dapat berhijrah dari kekurangan—baik ekonomi, kesehatan maupun mental—menuju kondisi yang berdaya melalui berbagai aktivitas pemberdayaan Dompet Dhuafa. (gie)