hit counter code


Dua Pekan Kekeringan, Dompet Dhuafa Jogja Suplai Air Bersih di Gunung Kidul

Kesehatan, | Wed 10/2014 16:44:12
Dompet Dhuafa Post Image
Share
Dompet Dhuafa Jogja saat melakukan suplai air di wilayah Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. (Foto: Dokumentasi Dompet Dhuafa Jogja)

GUNUNG KIDUL—Dua Pekan sudah kemarau panjang melanda wilayah Yogyakarta hingga menyebabkan 18 kecamatan di Kabupaten Gunung Kidul dilanda kekeringan. Akibat kekeringan tersebut, warga mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan hidup sehari-hari dan ternak peliharaannya.

Seluruh kecamatan yang mengalami kekeringan diantaranya Semin, Saptosari Girisubo, Playen, Tepus, Rongkop, Ngawen, Nglipar, Purwosari, Paliyan,Karangmojo, Gedangsari, Patuk, Panggang,  Wonosari, Tanjungsari, Semanu,  dan Kecamatan Ponjong. Seluruh wilayah di kecamatan tersebut berada di kawasan selatan, tengah dan utara Kabupaten Gunungkidul.

Untuk meringankan warga dalam menghadapi Krisis air yang terjadi di Gunung Kidul, Dompet Dhuafa Jogja (DD Jogja) menyuplai air bersih di beberapa wilayah Gunung Kidul, yakni Desa Giricahyo Kecamatan Purwosari dan Desa Krambilsawit, Kecamatan Saptosari.

“Alhamdulillah sekitar 158 Kepala Keluarga telah kita droping 10 tangki air bersih di kecamatan Purwosari. Sedangkan 9 tangki air bersih kita dropping juga untuk 290 Kepala Keluarga di Kecamatan Saptosari,” ujar Manajer Pendayagunaan DD Jogja, Bambang Edi Prasetyo.

Menurut Bambang, kekeringan yang melanda Kabupaten Gunung Kidul banyak bak-bak penampungan yang sudah jarang teraliri air. Imbasnya, warga pun harus mengambil air dengan berjalan kaki ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang berjarak sekitar 2,5 km.

“Mereka berjuang mati-matian demi mendapatkan air bersih. Karena untuk kebutuhan hidup dan untuk minum ternak serta irigasi persawahan mereka,” jelas Bambang.

Rencana kedepan, DD Jogja secara bertahap akan terus melakukan dropping air di beberapa wilayah di Gunung Kidul yang masih mengalami kekeringan. Selain itu, DD Jogja juga akan memberikan bantuan tangki air untuk wilayah desa yang sering mengalami kesulitan air.

“Semoga kekeringan yang melanda wilayah Yogyakarta ini segera berakhir, dan bantuan memberi manfaat untuk warga,” harapnya. (uyang/gie)