hit counter code


Periode Januari hingga Oktober, LKC Dompet Dhuafa Layani 26.819 Pasien

Kesehatan, | Sun 10/2014 06:18:54
Dompet Dhuafa Post Image
Share

dr Yulianti Yana, salah satu dokter LKC Dompet Dhuafa sedang menanyakan keluhan pasien

Memberikan kemudahan masyarakat khususnya kaum dhuafa dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara terpadu, menjadi salah satu misi utama Dompet Dhuafa dalam meningkatkan kesejahteraan dhuafa di bidang kesehatan.

Melalui Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC), salah satu jejaring kesehatan yang diresmikan pada tahun 2001, Dompet Dhuafa telah memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi kaum dhuafa.Beberapa pelayanan kesehatan seperti Poli umum, Poli anak, Poli Bedah, Poli Gigi, dan Poli mata tersedia untuk memudahkan akses dan layanan kesehatan kaum dhuafa.

Menurut dr.Yulianti Yanda, salah satu dokter LKC yang bertugas di Poli Umum menuturkan, dalam sehari jumlah pasien yang datang berobat sebanyak 40 hingga 80 pasien. Biasanya, pelayanan kesehatan yang sering dikunjungi adalah poli umum dan poli anak.

“Gejala yang pasien keluhkan biasanya mulai dari pusing, batuk yang berkepanjangandan gejala darah tinggi yang mengarah ke hipertensi,” ujarnya.

Bila pasien harus mengalami penanganan dan tindakan medis yang lebih serius, Yanda lebih lanjut menjelaskan, menganjurkan setiap pasien untuk dirujuk ke rumah sakit Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa yang berada di wilayah Parung, Bogor, Jawa Barat, untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.

“Kami sebelumnya lakukan rangkaian uji test, sesuai dengan gejala yang dirasakan pasien. Bilamana harus dirujuk, kami akan buatkan surat keterangannya agar pasien langsung ditangani,” paparnya.

Layanan kesehatan gratis bagi kaum dhuafa ini setiap harinya membuka pelayanan kesehatan hingga 24 jam. Jumlah pasien (penerima manfaat) yang sudah terdaftar menjadi anggota LKC sendiri pada periode Januari hingga Oktober 2014 mencapai 26.819 jiwa

“Semoga LKC tetap memberikan pelayanan gratis terbaik bagi kaum dhuafa, dan terus semangat dalam membangun kesejahteraan khususnya dalam bidang kesehatan,” harapnya. (Uyang)