hit counter code


Meski Cacat, Untung Rahardjo Gigih Jadi Pejuang Keluarga

Kesehatan, | Mon 11/2014 14:33:14
Dompet Dhuafa Post Image
Share

Terik panas matahari sudah menjadi sahabat setianya sehari-hari. Tanpa mengenal rasa lelah, ia tak pedulikan fisiknya pada bagian sepasang lengan tangan yang kurang sempurna ini. Ya, mencari nafkah menjadi tujuan utama yang harus diemban Untung Rahardjo (39) yakni dengan berjualan koran keliling, di sekitar kawasan tempat tinggalnya di bilangan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Untung, demikian sapaan akrabnya sehari-hari ini mulai mencari nafkah dari pagi hingga pukul 15.00 sore. Setelah lelah seharian berkeliling, tak membuatnya lupa untuk menjalankan ibadah salat secara berjamaah di masjid. Baginya, hidup susah bukan berarti ia harus marah dengan Sang Maha Kuasa, melainkan harus menerima dan menjalani hidup dengan sebaik mungkin.

“Harus banyak bersyukur, jangan jadikan hidup susah alasan untuk mangkir dari kewajiban kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan,” ujar pria asal Jawa Tengah ini.

Untung menceritakan, upah yang diterimanya sebagai penjual koran keliling tidaklah seberapa. Terkadang, dalam sehari ia hanya menghasilkan Rp 25 ribu per harinya. Namun, bila koran yang dijajakannya terjual habis, ia bisa meraup penghasilan Rp 40 ribu setiap harinya.

Namun keberuntungan seperti belum memihak kepadanya. Beberapa koran yang dijualnya banyak yang tersisa. Belum lagi, bahu kanannya kini mulai terasa sakit, karena sering digunakannya untuk menahan beban saat membawa tas kantung yang berisi 30 koran. Saat rasa nyeri dibagian bahunya itu datang, Untung tetap semangat mencari nafkah bagi keluarga.

Suatu hari ia berfikir, ingin rasanya ia tetap berjualan koran, namun tidak harus berkeliling saat nyeri dibahu kanannya kembali kambuh.

“Yang penting uang buat kebutuhan dapur itu ada. Kalo saya nggak kerja, siapa yang kasih makan anak dan istri saya,” jelasnya.

Atas kesabaran dan kegigihan Untung melaksanakan tugas dan kewajibannya dalam mencari nafkah, membuat Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa, tergerak untuk membantu ‘Pejuang Keluarga’ ini mewujudkan harapannya tersebut. LPM Dompet Dhuafa memberikan bantuan berupa rak koran yang diharapkan mempermudah Untung dalam berjualan.

Kegigihan Untung Rahardjo untuk bertahan hidup dan mencukupi kebutuhan keluarga ditengah segala ketidaksempurnaan yang ada, memberikan kita pelajaran, bahwa tak ada kata menyerah untuk terus semangat dalam menjalani hidup demi keluarga tercinta. Perlu diingat bahwa selalu ada cobaan dalam hidup yang tak bisa diselesaikan hanya dengan diam dan meratapi kekurangan yang ada. (uyang)