hit counter code


Di Kampung Pemulung Etoser Dompet Dhuafa Ajak Warga Hidup Sehat

Kesehatan, | Tue 12/2014 11:13:24
Dompet Dhuafa Post Image
Share

BOGOR—Para mahasiswa penerima beastudi Etos Dompet Dhuafa (Etoser) wilayah Bogor mengajak warga di Desa Galuga, Bogor, Jawa Barat. Aktivitas tersebut terlaksana dalam Galuga Sehat, rangkaian program Desa Produktif pada Sabtu, (6/12) lalu.

Di Desa yang terkenal dengan Kampung Pemulung lantaran warganya banyak menjadi pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Galuga tersebut, Etoser menggandeng Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa cek kesehatan gratis dan penyuluhan kesehatan warga.

Galuga Sehat diawali dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh seluruh siswa SDN Dukuh 2, para guru, panitia dan warga sekitar. Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan cara sikat gigi dan cuci tangan yang diikuti oleh 194 siswa SDN Dukuh 2.

Sementara siswa melaksanakan kegiatan sikat gigi dan cuci tangan bersama, sebanyak 60 warga Galuga mengikuti kegiatan penyuluhan tentang  Pola Hidup Bersih dan Sehat yang disampaikan oleh salah satu tim kesehatan dari LKC Dompet Dhuafa. Setelah penyuluhan, warga kemudian mengikuti layanan cek dan konsultasi kesehatan gratis yang disediakan oleh panitia bekerja sama dengan LKC. Cek kesehatan meliputi cek tensi darah, gula darah dan asam urat.

“Kegiatan ini sangat bagus bagi siswa maupun warga, mulai dari senam sampai cek kesehatan gratis. Mudah-mudahan acara ini bisa berlanjut setiap tahunnya,” tutur Kepala Sekolah SDN Dukuh 2 Galuga, Andi. Hal senada juga disampaikan oleh beberapa orang warga yang hadir.

Kegiatan Galuga Sehat yang masuk kali ketiga penyelenggaraannya ini diikuti oleh 194 siswa SD, 7 orang guru, 60 orang warga desa Galuga. Ketua Pelaksana Galuga Sehat Hidayatul Munawaroh berharap agar kegiatan tersebut bisa dilaksanakan setiap tahun serta kualitas pelayanan dan penyuluhan kepada masyarakat terutama terkait kesehatan bisa lebih ditingkatkan. Hal ini mengingat Desa Galuga merupakan kawasan pembuangan sampah akhir Kota Bogor yang tentu saja berpengaruh terhadap kesehatan lingkungan dan masyarakat. (bs/gie)