hit counter code


Sebanyak 30 Relawan Guru Siap Mengabdi di Wilayah Pelosok Nusantara

Kesehatan, | Mon 01/2015 08:26:30
Dompet Dhuafa Post Image
Share

 

PARUNG- Tahun ini, memasuki angkatan ke-7, sebanyak 30 relawan guru Sekolah Guru Indonesia (SGI) Dompet Dhuafa kembali siap diterjunkan untuk mengabdi di wilayah pelosok nusantara, dalam membantu mencerdaskan anak-anak generasi penerus bangsa. Beberapa wilayah pelosok yang menjadi wilayah penempatan di antaranya Nunukan Kalimantan Utara, Sumbawa Barat Nusa Tenggara Barat (NTB), Wakatobi Sulawesi Tenggara, Pandeglang Banten, dan Kuburaya, Kalimantan Barat.

“Dari 200 peserta yang mengikuti rangkaian seleksi tes seperti administrasi, mictoteaching, dan interview, alhamdulillah 30 orang yang berhasil terpilih untuk bergabung bersama SGI Dompet Dhuafa,” ujar Jahidin, salah satu Tim Divisi Pendidikan Dompet Dhuafa, saat dihubungi pada Ahad (11/1).

Jahidin menjelaskan, sebelum diberangkatkan, ke-30 relawan guru ini telah mengikuti masa orientasi (pembinaan) selama 4,5 bulan di Bumi Pengembangan Insani, Bogor Jawa Barat. Pembinaan dilakukan secara intensif selama 24 jam dengan materi komprehensif di antaranya, perkuliahan (Profesional, Sosial, Pedagogik, dan Kepribadian), training, military super camp, pemberdayaan masyarakat, pendampingan mengajar di sekolah mitra, SGI Help and Care (Share), maupun kegiatan keasramaan seperti tahfidz, buka puasa bersama, aktivitas Keluarga Mahasiswa (KM) SGI, dan lain sebagainya.

“Diharapkan dengan aktivitas tersebut nantinya akan melahirkan guru-guru yang memiliki kompetensi dalam mengajar, mendidik, dan berjiwa kepemimpinan sosial,” harapnya.

Lebih lanjut, Jahidin menuturkan, kuliah umum bersama Parni Hadi, Dewan Pembina Dompet Dhuafa pun juga diselenggarakan pada Jumat (8/1) di Bumi Pengembangan Insani, Bogor Jawa Barat. Kuliah umum tersebut digelar dalam rangka memotivasi semangat kerelawanan ke-30 relawan guru ini dalam mengabdi di wilayah pelosok.

“Dalam kuliah umum tersebut Pak Parni berpesan, ‘Jadilah guru yang multitasker, pejuang pendidikan yang cendekiawan, budayawan, ilmuwan dan juga wartawan,’ seperti itu pesan beliau,” ujarnya menirukan pesan.

Rencananya ke-30 relawan guru SGI Dompet Dhuafa ini akan diberangkatkan pada 15 Januari 2015 mendatang. (uyang)