hit counter code


Imigran Afrika Lega Berobat Gratis di LKC Dompet Dhuafa

Kesehatan, | Fri 01/2015 09:19:38
Dompet Dhuafa Post Image
Share
Issa Diop saat mengantar kedua anaknya ke Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa. (Foto: Muhammad/LKC Dompet Dhuafa)

Issa Diop (38), salah seorang imigran berkebangsaan Mali, Afrika Barat menerima manfaat Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa di Tangerang Selatan , Banten. Ia nampak kagum dan terkejut usai berobat di LKC Dompet Dhuafa belum lama ini.Pasalnya, ia tidak menyangka bahwa di Indonesia terdapat sebuah layanan kesehatan yang tidak memiliki kasiryang berfungsi sebagai tempat pembayaran pasien usai berobat.

“Bagus sekali, sangat bagus, ini tidak ada di negara saya,” ujar Issa dengan bahasa Indonesia yang belum fasih saat keluar dari ruang dokter LKC Dompet Dhuafa.

Issa yang datang ke LKC Dompet Dhuafa beserta dua putrinya mengungkapkan, awal mengetahui keberadaan LKC Dompet Dhuafa atas informasi dari rekannya yang berkewarganegaraan Indonesia. Saat itu Issa mengeluhkan biaya yang cukup besar ketika ia harus berobat kesebuah rumah sakit.

“Saya dan dua anak saya sakit batuk telah lama, berkali-kali berobat tapi tidak kunjung sembuh, sementara dana yang harus saya keluarkan cukup besar, saya sudah tidak sanggup bayar lagi, makanya oleh rekan disarankan untuk datang kesini,” katanya.

Sejak Issa ditetapkan sebagai orang yang layak menerima bantuan LKC Dompet Dhuafa dengan No. Id 94438 menuturkan, bahwa kini ia dan keluarganya dapat bernapas lega. Karena jika suatu saat ia dan anggota keluarganya sakit membutuhkan pelayanan kesehatan tak perlu khawatir dan memikirkan soal biaya.

“Di sini kami dilayani dengan baik, tidak dibeda-bedakan, saya bersyukur sekali, Indonesia sangat hebat,” tutur laki-laki yang sehari-hari berprofesi sebagai pengajar privat Bahasa Arab ini.

Pihak LKC Dompet Dhuafa membenarkan, bahwa saat ini ada beberapa warga negara asing yang telah dibantu berobat di LKC Dompet Dhuafa, Tangerang Selatan. Seperti halnya warga negara pengungsi dari Rohingya Myanmar, Afganistan dan Suriah yang tinggal di penampungan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di Indonesia.

“Kita tangani mereka dan kita berikan fasilitas kesehatan yang mereka butuhkan selama dalam kepesertaannya mereka layak kita bantu, karena pada dasarnya LKC membantu orang yang tidak mampu,” kata dr. Yuliarty Yandha yang bertugas menjadi dokter jaga di LKC Dompet Dhuafa Ciputat. (gm/mj/gie)