hit counter code


“Orang Tua Guru Spiritual Bagi Anak”

Kesehatan, | Wed 02/2015 11:36:44
Dompet Dhuafa Post Image
Share

“Anak zaman sekarang sudah terlalu asyik mengikuti perkembangan era digital. Asyik dengan gadget yang mereka miliki. Itu juga kalo gadget digunakan secara manfaat, kalo nggak?? Bisa gawat..,” ungkap Elly Risman, Pakar Parenting, saat mengisi acara Tabligh Akbar ‘Membangun Kekuatan Ekonomi dan Keluarga Berbasis Spritual’ yang digelar Dompet Dhuafa pada Selasa (10/2), di Masjid Raya Pondok Indah Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Elly menyampaikan, untuk melindungi anak dari bahaya teknologi canggih yang semakin menguasai diri anak-anak modern saat ini, peran orang tua dinilai sangat penting dan paling utama dalam membangun kembali karakter dan menasihati sang anak dengan ilmu agama sebagaimana yang sudah tertera dalam ilmu Al-quran dan hadis.

“Orang tua merupakan guru spiritual yang ampuh bagi anak. Coba mulailah dengan mendekati anak kita baik-baik. Luangkan waktu sejenak, paling tidak ajak ngobrol dulu. Barulah diberi pengertian tentang manfaat gadget tersebut,” paparnya.

Tidak bisa dibayangkan, kata Elly, ketika peran orang tua sudah tidak berfungsi lagi. Orang tua sudah sibuk dengan urusannya masing-masing, sehingga tidak mengetahui bagaimana tumbuh kembang sang anak selama ini. Akibatnya, tentu semakin mudah bagi sang anak untuk terhipnotis ke arah yang tidak baik misal, kecanduan pornografi, bergaul dengan teman-teman sebayanya yang sama bermasalahnya, hingga mengenal pacaran, terbiasa dengan seks dini, narkoba dan minuman keras.

“Ini tentu jadi efek yang mengerikan buat anak kita. Masalahnya bukan hanya dari gadget lagi, tapi ketidakpedulian orangtua terhadap anak-anaknya sendiri,” terangnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kata Elly, setiap orang tua harus mengetahui tiap-tiap tujuan hidup yang benar dalam mendidik dan membesarkan kedua buah hatinya. Setiap orang tua harus memiliki pedoman, sebagaimana yang telah diajarkan nabi Ibrahim ketika mendidik sang anak nabi Ismail, yang mampu tumbuh menjadi pemuda yang sholeh, berbakti, berkarakter, cerdas dan mampu menjadi pemimpin Islam.

“Apa yang diajarkan nabi Ibrahim? Pertama, penguatan aqidah. Kedua, membangun akhlakul karimah. Lalu, mengembangkan skill sang anak secara perlahan,” pesannya menyampaikan.

Selain Elly Risman, hadir sebagai pembicara dalam Tabligh Akbar tersebut di antaranya Motivator dan Penulis Buku Ippho Santosa, Pakar Spirituality at Work Ustad Wahfiudin, pendiri akun YukBisnis.Com Jaya Setiabudi. (uyang)