hit counter code


Legenda Hidup Dunia Pendidikan

Kesehatan, | Mon 03/2015 12:19:25
Dompet Dhuafa Post Image
Share

H. Rohman (kiri) dan bersama istri (kanan). (Foto: Dokumentasi SGI)

Oleh: Sapto Prio Wawan Hadi Wibowo, Guru Sekolah Guru Indonesia (SGI) Dompet Dhuafa Angkatan VII Penempatan Pandeglang, Banten.

Aku ditempatkan di daerah yang masih terletak di pulau Jawa, di Provinsi Banten. Persisnya, Aku mengajar di  SDN Kutakarang 1, Kampung Sodong Gantung, Desa Kutakarang, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang selama setahun lamanya sebagai guru model di bawah naungan Sekolah Guru Indonesia (SGI) Dompet Dhuafa.

Sekolah penempatanku sudah berdiri sejak tahun 1980 yang lalu dan hingga sekarang belum banyak perubahan signifikan yang terjadi. Sejak saat itu hingga sekarang, pendiri atau bisa dikatakan sebagai pencetusnya, masih berada dekat dengan lingkungan sekolah. Beliau bernama H. Rohman, sebagai kepala sekolah pertama di SDN Kutakarang 1. Beliau adalah legenda hidup untuk dunia pendidikan di Desa Kutakarang ini.

H. Rohman lahir di Bandung, 7 Mei 1949. Semasa kecilnya, beliau telah melihat perpecahan di keluarganya, ibu dan ayahnya berpisah dan masing-masing menikah lagi. H. Rohman adalah anak satu-satunya dari ayah dan ibunya. Beliau tak memiliki saudara kandung dan yang ada hanyalah saudara tiri. Beliau menghabiskan masa kecilnya di sekolah rakyat (SR) di daerah Bandung mengikuti ibunya hingga beliau duduk di kelas 3 dan akhirnya beliau diajak oleh ayahnya ke daerah Tasikmalaya hingga tamat. Kemudian beliau lanjut ke SMP di daerah Cililin Bandung bersama ibunya dan menamatkan sekolahnya di sana.

H. Rohman lalu melanjutkan sekolahnya ke SMA. Namun, baru seminggu sekolah, beliau lalu keluar dan tak melanjutkannya lagi lantaran kekurangan biaya. Hingga suatu hari dia mengikuti saran dari saudaranya untuk ikut dengan Penilik (Pengawas) ke daerah Pandeglang untuk memantau sekolah dasar yang ada di daerah tersebut. Waktu itu beliau ditawari untuk menjadi seorang guru walaupun hanya lulusan SMP.

Sekolah penempatan tugas pertama H. Rohman adalah di SD Cibaliung pada tahun 1967. Beliau mengajar selama 3 tahun hingga akhirnya dipindahkan ke SD Babakan Binong. Selama menjabat sebagai guru, beliau mengikuti beberapa pelatihan semacam kursus atau sekolah kesetaraan jika jaman sekarang. Beliau mengikuti RBB, RBA dan akhirnya mengikuti SPG atau sekolah pendidikan guru selama satu tahun apada tahun 1975. Hingga akhirnya beliau ditugaskan untuk pertama kalinya menjadi kepala sekolah di SDN Kutakarang 1 pada tahun 1980 yang dulu masih dalam wilayah kecamatan Cibaliung hingga akhirnya mekar pada tahun 2005 menjadi kecamatan Cibitung.

H. Rohman memiliki seorang istri yang bernama Rukiyah dan memiliki 4 orang anak, 2 putra dan 2putri yang masing -masing sudah berkeluarga. Kini, H. Rohman aktif sebagai tokoh masyarakat di kampung daerah penempatanku dan banyak pengalaman yang bakalan aku dapatkan dari beliau.