hit counter code


Olimpiade Humaniora Nusantara 2016 Resmi Digelar

Pendidikan, Nasional, Zona Madina, | Thu 10/2016 11:34:41
Dompet Dhuafa Post Image
Share

BOGOR -- Olimpiade Humaniora Nusantara (OHARA) 2016 merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Smart Ekselensia Indonesia Dompet Dhuafa. Beragam lomba-lomba ilmu sosial yang jarang diadakan oleh lembaga-lembaga lain. Agenda ini dibuka dengan pemukulan Gong oleh Rina Fatimah, Direktur Pendidikan Dompet Dhuafa pada pukul 08.30, Rabu (26/10), di Zona Madina, Parung, Bogor.

OHARA menjadi ajang untuk mengaktualisasikan potensi-potensi siswa-siswa Sekolah Menegah Pertama (SMP)/Sederajat dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sederajat Se-Indonesia dalam bidang ilmu sosial. Ajang tersebut berupa Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Story Telling, Lomba Lintas Nusantara (LINTARA), FUTSAL, Opera Van Jampang (OVJ) dan Festival Akulturasi Kuliner Nusantara (FAKN).

“OHARA adalah salah satu event tahunan yang kami nilai menjadi bagian dari aktualisasi siswa-siswa SMART dalam melatih jiwa kepemimpinan. Saya selalu bahagia dan semangat bila berbicara tentang anak-anak muda karena anak muda bicara masa depan. Kalau orang tua berbicara tentang masa lalu, ada spirit ketika berbicara anak-anak muda,” ujar  Muhammad Syafiie, General Manager sekolah Smart Ekselensia dalam sambutannya.

Syafiie menyampaikan tentang pentingnya Ilmu sosial dalam kehidupana sehari-hari. “Ilmu sosial menjadi sangat penting, memiliki peranan yang signifikan, bagaimana kita membangun masyarakat. Jadi sesungguhnya Olimpiade Humaniora Nusantara ini tidak semata-mata lomba ilmu sosial. Tetapi sarana bagi kita untuk membentuk pola-pola dalam membangun masyarakat,” imbuh Muhammad Syafiie.

Rina Fatimah mengucapkan selamat datang kepada para peserta dan mendorong gerakan-gerakan kebaikan untuk mengembangkan potensi para remaja. “Selamat datang di Bumi Pengembangan Insani, ini adalah lingkungan program pendidikan Dompet Dhuafa. Dompet Dhuafa sebagai lembaga non-profit selalu mendorong gerakan-gerakan kebaikan dan kami merasa perlu untuk membuat ruang-ruang aktualisasi buat para remaja, serta anak-anak yang berada di Sekolah Menengah Pertama dan Atas (SMP dan SMA),” paparnya.

OHARA diikuti para peserta dari berbagai daerah di Indonesia; Tarakan, Bulukumba, Mojokerto, Palembang, Sumatra, Kalimantan, Sukabumi, Banten, DKI Jakarta dan Bogor, selama dua hari, dari tanggal 26-27 Oktober 2016. (Dompet Dhuafa/Khoir)