hit counter code


Potret Sang Pedagang Tangguh

Ekonomi, Nasional, | Mon 11/2016 16:48:04
Dompet Dhuafa Post Image
Share

JAKARTA -- Program pemberdayaan pedagang tangguh merupakan hasil kerjasama PT. Miwon dengan Dompet Dhuafa sejak tahun 2011. Para pedagang tangguh tersebut dibina selama satu tahun dalam pengelolaan dana dan masakan bakso. Rata-rata mereka adalah para dhuafa yang ingin bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Sebagian juga dari tukang bakso yang masih minim perolehannya. Sehingga mereka diberdayakan untuk meningkatkan omset penjualannya.

Pak Ijo sapaan akrabnya merupakan pedagang tangguh angkatan ke-4. Sebelum terpilih menjadi pedagan tangguh, ia adalah pedagang baju pinggiran jalan. Namun, perolehan sehari-hari tidak mecukupi kebutuhan keluarganya. Berkat petolongan Allah SWT, pria asal Jawa ini memperoleh bantuan modal untuk menjadi tukang bakso.

Selama satu tahun tim Dompet Dhuafa memberikan pelatihan tentang pengelolaan dana dari para pemateri perguruan tinggi terkemuka. Kemudian ia dibina tata cara mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). Hal ini tentu ingin memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen yang dinilai bahwa pedagang jalanan masih rentan tidak higienis.

“Sebagai salah satu Pedagang tangguh angkatan ke-4, manfaat yang telah saya rasakan adalah ekonomi saya lebih maju. Waktu itu anak saya masih sekolah SMA kelas III, Alhamdulillah saat ini sudah bisa sampai lulus,” paparnya dengan nada gembira (9/11).

Pak Ijo menambahkan bahwa keinginan kedepannya ingin punya pangkalan tambahan lagi. Sehingga bisa memberdayakan masyarakat sekitar yang masih belum mempunyai pekerjaan. Semagat menyala juga dirasakan oleh para pedagang tangguh angkatan ke-5 saat ini. Sriyono 28 asal Wonogiri ingin meningkatkan omset sebelumya. Karena dengan gerobak baru dan pembinaan dari Dompet Dhuafa ia yakin omsetnya akan mencapai Rp. 200 ribu perhari.

“Saya berterimaksih sekali kepada PT. Miwon dan Dompet Dhuafa. Karena saya diikutsertakan pedagang tangguh. Semoga sukses makin jaya,” imbuhnya. (Dompet Dhuafa/Khoir)