hit counter code


Transfer Semangat Hidup Lewat HEMODIABISA

Kesehatan, Sosial, Nasional, | Wed 12/2016 11:27:16
Dompet Dhuafa Post Image
Share

BOGOR -- Manusia mana yang ingin hidupnya dihiasi sakit? Manusia mana yang ingin hidupnya dihabiskan untuk berobat dan terus berobat? Namun jika memang takdir yang tertulis sudah begitu adanya. Maka manusia yang bagai sebutir pasir di mata Allah hanya dapat menerima dan mengangguk pasrah. Mungkin itulah yang dirasakan para pasien gagal ginjal di unit hemodialisa RST Dompet Dhuafa.

Bagi mereka, tak ada pilihan lain selain tetap meneruskan hidup dan menjalani perawatan. Dua hari dalam seminggu, lima jam setiap kali datang, yang harus mereka habiskan untuk melakukan cuci darah. Rutinitas itu kerap kali menimbulkan bosan hingga rasa putus asa bagi para pasien. Saat kondisi semangat turun dan dirundung putus asa, maka peran keluarga terdekat sangat dibutuhkan untuk menjaga semangat hidup mereka.

Pagi itu, Rabu (14/12), Dompet Dhuafa melalui gerakan Humanesia mengajak seluruh keluarga pasien memberikan kejutan kecil untuk para pasien. Keluarga pasien diajak men-transfer semangat hidup kepada anggota keluarganya. Kejutan diawali dengan menyapa para pasien yang sedang melakukan cuci darah dengan ucapan “Selamat Pagi”. Raut kaget terlihat di wajah beberapa pasien yang tidak menyangka bahwa anggota keluarga mereka akan hadir. Anggota keluarga mereka membawa poster tulisan semangat yang bertuliskan nama masing-masing pasien.

Suasana seketika menjadi haru saat para keluarga pasien diminta oleh pembawa acara untuk memeluk dan memberikan ucapan semangat. Banyak dari keluarga pasien maupun pasien yang menitikkan air mata.

“Ini pertama kalinya anak saya memeluk saya. Rasanya terharu. Saya jadi lebih semangat lagi menjalani hidup,” ujar Supardi, pasien Hemodialisa yang berasal dari Ciseeng, Bogor.

Pagi itu, ruangan hemodialisa menjadi lebih hangat dari biasanya. Meski kejutannya sangat sederhana, namun berhasil mengubah wajah-wajah kusut para pasien menjadi cerah dan bersemangat. Semoga transfer semangat dari para keluarga bukan hanya dilakukan hari itu saja. Karena bila bukan keluarga, siapa lagi yang akan menjaga semangat hidup mereka? Mari sayangi mereka, dengan cara apapun, Karena mereka keluarga kita. Salam Humanesia. (Dompet Dhuafa/Dea)