hit counter code


Kembangkan Program Wakaf Produktif, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Lokal

Ekonomi, | Fri 10/2017 19:07:30
Dompet Dhuafa Post Image
Share

Rasa bangga terlihat dari raut wajah Pak Ade, saat memperlihatkan hasil panen buah nanas madu seberat 3 Kg. Ia adalah salah satu koordinator kelompok tani di Klaster Terpadu Indonesia Berdaya Dompet Dhuafa, di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Subang-Jawa Barat. Pak Ade menceritakan bahwa semenjak Dompet Dhuafa datang, Ia dan para petani lokal menjadi lebih meningkat kemampuannya mengolah lahan dan semangat untuk bekerja. Padahal, awalnya dulu ia dan teman-temannya sudah patah semangat dan putus asa melihat lahan tidur dan liar di area tersebut.

Klaster Terpadu Indonesia Berdaya adalah salah satu dari program Wakaf Produktif Dompet Dhuafa dalam bidang ekonomi dan pemberdayaan petani. Program ini berada di atas lahan seluas 8Ha dan 5Ha nya sudah tertanam berbagai jenis buah-buahan seperti buah naga, nanas, pepaya, jambu kristal, dan terdapat juga peternakan domba. Sejak tahun 2016 hingga kini, sudah ada 30 orang petani diberdayakan yang berasal dari daerah setempat.

Tidak berhenti di aspek pemberdayaan petani lokal untuk mengolah lahan yang ada. Dompet Dhuafa juga mengembangkan industri olahan buah dan telah memberdayakan 15 orang ibu-ibu dari daerah setempat untuk mengupas dan mengolah nanas. Nantinya, nanas tersebut akan dijual dipasaran dalam bentuk minuman atau produk olahan lainnya seperti selai. Lokasi home industri ini tidak jauh dari lahan sehingga memudahkan akses dan proses produksi.

Keseriusan memberdayakan dan memandirikan masyarakat dhuafa menjadi fokus Dompet Dhuafa. Namun untuk mengeluarkan dari garis kemiskinan dan meningkatkan taraf ekonominya tidak cukup hanya sekedar memberi modal dan kailnya. Dompet Dhuafa juga memperhatikan aspek budaya, moral, dan nilai-nilai islam pada petani. Untuk itu, setiap ada pertemuan maka ada kajian yang diselipkan di dalamnya. Dalam hal ini ada pendamping khusus yang sehari-harinya mengontrol, membimbing, dan membina para petani yang ada.

Agung Kharisma adalah salah satunya. Sarjana lulusan pendidikan pertanian UPI tahun 2013 ini fokus pada pengembangan lahan Klaster Terpadu Indonesia Berdaya di Subang. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengbadiannya pada ummat melalui program Dompet Dhuafa yang memberdayakan para petani lokal ini.

Saat ini hasil panen dari Klaster Terpadu Indonesia Berdaya di Subang, sudah bisa dibeli di De Fresh, mini market milik Dompet Dhuafa yang berada di Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ikhtiar ini dilakukan untuk mendukung produk-produk hasil petani lokal dapat berkembang dan terus meningkat di pasaran.

Dengan adanya program wakaf produktif ini, harapannya akan banyak tanah wakaf di Indonesia yang belum terkelola dengan baik bisa lebih bermanfaat dan menghasilkan sumber-sumber ekonomi bagi masyarakat, khususnya dalam hal ini adalah para petani Indonesia.