hit counter code


Buka Era Baru Zona Madina, Dompet Dhuafa Resmikan Jampang English Village (JEV)

Kesehatan, Zona Madina, | Mon 03/2015 09:07:12
Dompet Dhuafa Post Image
Share
suasana saat peresmian Jampang English Village (JEV) di kawasan Zona Madina, Parung, Bogor. (Foto: Riandy/Dompet Dhuafa)

BOGOR- Mentari pagi yang menyinari kawasan Zona Madinah, Jampang, Parung, Bogor, Jawa Barat, menjadi suasana yang tepat bagi Dompet Dhuafa bersama pemerintah setempat meresmikan Jampang English Village (JEV), sebagai ‘Kampung Inggris” di Kampoeng Wisata Jampang pada Ahad (29/3).

Sejak tahun 2004, Dompet Dhuafa telah mendirikan kawasan pemberdayaan terpadu di daerah Jampang, Parung, Bogor yang diberi nama Zona Madina. Dimulai dengan mendirikan boarding school gratis untuk kaum dhuafa Smart Ekselensia Indonesia, pembangunan RS. Rumah Sehat Terpadu pada tahun 2009, kemudian dilanjutkan dengan pengembangan program pemberdayaan masyarakat baik di bidang pertanian, peternakan dan industry kreatif.

“Alhamdulillah hari ini Zona Madina memasuki era baru dengan deklarasi dibukanya JEV (Kampung Inggris Jampang)” tegas Parni Hadi, Dewan Pembina Dompet Dhuafa.

Selain peresmian JEV sendiri, berbagai kegiatan menarik pun turut menyemarakkan kawasan Zona Madina mulai dari funbike, aerobik bersama, penampilan-penampilan pencak silat atau cagar budaya lokal, dan di akhiri dengan pembagian doorprize.

Acara ini diikuti oleh 300 pesilat dari 9 perguruan silat, 500 peserta funbike dan 300 peserta aerobik dengan total 1000 peserta ikut meramaikan kegiatan ini. Di balik keramaian peserta, gurat senyum tak habisnya dipancarkan oleh kebanyakan peserta.

“Melihat kondisi ini, kami sangat senang respons masyarakat yang antusias ini menandakan bahwa masyarakat memang sangat mendukung inisiasi JEV seperti Kampung Inggris di Pare ini,” ucap Imam, Ketua Panitia.

Pemuda asli Jampang Pulo ini juga menambahkan bahwa konsep JEV ini memang hampir sama dengan Pare, namun dalam sebuah sejarah Pare baru berhasil mengedukasi menjadi kampung inggris setelah 20 tahun. Sedangkan JEV ini kami targetkan dalam kurun waktu 5 tahun, wisatawan ke Jampang selain berwisata juga akan ahli dalam berbahasa inggris.

Ia mengharapkan, dukungan dari semua kalangan sangat di harapkan untuk merealisasikan terwujudnya Jampang English Village ini. Untuk membangun mimpi ini, kita bisa mencapainya dengan mimpi bersama. (Riandy)

 

Editor: Uyang