hit counter code


Dompet Dhuafa Pendidikan dan PTTEP Indonesia Hadirkan Inspiring Talk Bersama Para CEO Startup

Pendidikan, | Tue 11/2018 14:09:46
Dompet Dhuafa Post Image
Share

PADANG -- Tari Randai khas Minang yang dibawakan oleh Unit Kegiatan Seni (UKS) Universitas Andalas, memeriahkan pembukaan acara Inspiring Talk 2018 yang dihadiri 300 lebih peserta dari berbagai universitas di Padang. Kali ini, Dompet Dhuafa Pendidikan bekerjasama dengan PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP), dan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Andalas, kembali menggelar Inspiring Talk 2018. Dengan mengusung tema “The Contribution of Youth to Build the Nation,” acara tersebut dihelat di Convention Hall Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat.

Inspiring Talk 2018 menghadirkan tokoh-tokoh mumpuni yang sudah banyak makan asam garam di bidangnya seperti Faizil Anwar, Presiden Mahasiswa BEM KM Universitas Andalas; Afiat Djajanegara, GA PTTEP Indonesia;  dan Yudha Abadi, Business Director Dompet Dhuafa Social Enterprise, serta Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Andalas.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada PTTEP Indonesia dan lembaga lainnya di seluruh Indonesia yang turutserta berkontribusi dalam memberikan peran nyata bagi peningkatan pendidikan kepada 38.000 pelajar di Indonesia. Sehingga kebermanfaatan akan terus terbentang luas bersama Dompet Dhuafa," ujar Yudha Abadi, Business Director Dompet Dhuafa Social Enterprise.

Afiat Djajanegara menambahkan bahwasanya mahasiswa saat ini merupakan generasi calon pemimpin yang diharapkan dapat membawa perubahan bagi perkembangan ekonomi Indonesia yang masih tertinggal jauh. Menurutnya, jika dihitung dari jumlah, enterpreneur di Indonesia masih berada di angka 3% dari negara maju lainnya yang sudah mencapai angka 14%.

Selain dihadiri para tokoh, Inspiring Talk 2018 turut menghadirkan CEO Start Up dan Penerima Manfaat (PM) Beastudi Etos, diantaranya Ismail Bachtiar, CEO Rektor Institute; Wahyu Rismawan, CEO Yawme; dan Nur Fadhilah Fitriyanti, PM Etos Scholarship PTTEP.

Dalam kesempatan kali itu, Fadhila membuka sesi talk show dengan memaparkan awal mula ia terjun dalam dunia kerelawanan bidang kesehatan. "Saya baru merasakan bahwa sedikit ilmu kedokteran yang saya peroleh selama ini ternyata bermanfaat untuk orang lain. Ketika terjun ke masyarakat, bukan jumlahnya yang berdampak. Tapi tindakan nyatalah yang bermanfaat," jelas mojang Bandung ini.

Ismail Bachtiar memaparkan jika ada tiga hal penunjang sukses untuk generasi milenial penerus bangsa, antara lain niat, hormati orangtua, dan percaya bahwa kita semua pasti sukses.

Inspiring Talk saat ini telah bergulir di beberapa kampus besar di Indonesia seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (Unibraw), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Andalas (UNAND). Diharapkan kegiatan ini dapat membakar semangat para pemuda penerus bangsa untuk terus berkontribusi membangun dan meningkatkan taraf ekonomi Indonesia.

"Tidak ada pertumbuhan dalam zona nyaman. Tidak ada kenyamanan dalam pertumbuhan,” Tutup Wahyu Rismawan, CEO Yawme dengan kata-kata mutiara. (Dompet Dhuafa/MDD/Dompet Dhuafa Pendidikan)