hit counter code


Dompet Dhuafa Jogja Jadikan ‘Kelas Cita-cita’ Sarana Bangkitkan Spirit dan Motivasi Anak

Kesehatan, | Fri 04/2015 10:22:40
Dompet Dhuafa Post Image
Share

Setiap anak memiliki keistimewan tersendiri. Pertumbuhan dan perkembangan setiap anak tak dapat dijadikan ajang perlombaan, karena banyak faktor jua yang menyebabkan setiap anak memiliki perkembangan yang beragam. Peran keluarga khususnya orang tua, memiliki andil yang sangat besar dalam setiap tahapnya.

Selain perkembangan fisik, perkembangan mental anak juga perlu mendapatkan perhatian yang lebih. Kesibukan orang tua terkadang menjadi alasan kurang fokusnya perhatian orang tua terhadap perkembangan buah hati mereka. Padahal  untuk mempersiapkan masa depan anak-anak, fisik dan mental harus dipersiapkan dengan baik sejak dini.

Namun kedua hal itu tidak cukup tanpa hadirnya sebuah harapan yang besar untuk memacu semangat mereka, maka dari itu untuk dapat menyemangati anak-anak rajin belajar dan beribadah anak-anak dikenalkan dengan cita-cita dimasa depan. Sehingga setiap anak diajarkan untuk memiliki sebuah cita-cita yang ingin mereka wujudkan di masa mendatang.

Untuk dapat memancing hal semacam ini, anak-anak membutuhkan contoh danpenyemangat agar imajinasi mereka semakin membesar. Namun tak semua anak bisa dengan mudah mendapatkan perhatian terkait hal tersebut. Faktor lingkungan dan latar belakang keluarga salah satu faktor terbesar yang memberi pengaruh pada anak.

Ingin melihat generasi penerus bangsa ini tumbuh dengan karakter dan psikologis yang baik, membuat Dompet Dhuafa Jogja menghadirkan ‘Kelas Cita-cita’ yang bertujuan untuk membantu warga di lingkungan yang masih kurang mampu dan masih rendah angka kesadarannya akan pendidikan atau semacamnya.

Salah satu wilayah yang telah dilaksanakan di Temuwuh Kidul, Balecatur, Gamping, Sleman beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu Dompet Dhuafa Jogja menghadirkan salah seorang dokter muda yang turut mengabdi di LKC Dompet Dhuafa Jogja. Dokter Dinda (dokter tersebut) menyampaikan proses meraih cita-citanya yakni menjadi dokter. ‘Kelas Cita-cita’ yang diikuti 31 anak ini diharapkan mampu memberikan motivasi dan inspirasi bagi anak-anak untuk semangat memiliki meraih cita-cita dan masa depan lebih cemerlang. (Dompet Dhuafa Jogja)

 

Editor: Uyang