hit counter code


AIMEP Ingin Perkenalkan Indonesia Yang Demokratis

Zona Madina, | Fri 02/2019 19:34:07
Dompet Dhuafa Post Image
Share

BOGOR -- Indonesia dan Australia merupakan negara tetangga. Dapat dibilang juga sebagai negara sahabat, dikarenakan banyak kerjasama yang terjalin antara keduanya, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan maupun sosial. Ketika Indonesia ditimpa bencana, pemerintah Asutralia biasa menawarkan bantuan pertama kali, begitupun sebaliknya. Namun sayang kedekatan tersebut masih belum memberikan pengetahuan yang mendalam antar kedua negara. Terutama terkait pandangan masing-masing masyarakatnya.

Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar, dipandang oleh sebagian masyarakat Australia sebagai masyarakat yang intoleran. Sebagian masyarakat Indonesia juga masih memandang Australia sebagai negara yang super bebas dan anti-Islam. Padahal semua pandangan tersebut belum tentu benar adanya.

Indonesia bisa jadi negara dengan mayoritas populasi muslim paling demokratis di dunia, dimana pemilu diselenggarakan rutin. Sedangkan Australia merupakan negara dengan perkembangan muslim yang pesat. Walau muslim bukan mayoritas di Asutralia, jumlah pemeluk agama Islam terus bertambah, begitu pula dengan jumlah masjid dan sekolah Islam yang terus meningkat. Hal tersebut menunjukan keterbukaan negara tersebut pada Islam.

“Karena masih ada kekurangtahuan, di Australia masih banyak yang belum tahu bahwa Indonesia sebenarnya adalah negara yang demokratis, dimana juga ada pemilu,” terang Rowan Gould, selaku direktur AIMEP, saat kunjungannya ke Dompet Dhuafa di Kawasan Terpadu Zona Madina, Parung, Bogor.

Ketidakpahaman antar kedua masyarakat di dua negara tetangga tersebut, dicoba dirubah melalaui Australia-Indonesia Muslim Exchange Progam (AIMEP). Berlangsung selama 20 hari, progam tersebut menjadi wadah bagi pemuda muslim di dua negara tersebut untuk mengenal lebih jauh kehidupan muslim di masing-masing negara.

“Kita ingin bangun persaudaraan dan pengertian diantara Indonesia dan Australia, khususnya masyarakat Muslim. Karena banyak masyarakat muslim di Australia yang belum mengenal Indonesia,” tambah Rowan.

Rowan juga menambahkan, bahwa dengan status sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia menyimpan modal yang besar. Terkhusus modal dalam hubungan baik dengan Australia, dimana perkembangan muslim sangatlah pesat di sana.

"Sebenarnya itu adalah modal besar dalam hubungan baik anatar kedua negara, Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, dan Australia merupakan negara dengan perkembangan muslim yang sangat pesat,” tegas Rowan. (Dompet Dhuafa/Zul)