hit counter code


Banjir Landa Kawasan Madiun, Dompet Dhuafa Terjunkan Tim Relawan

Kebencanaan, | Thu 03/2019 22:49:55
Dompet Dhuafa Post Image
Share

MADIUN, JAWA TIMUR -- Hujan yang mengguyur tanpa henti mengakibatkan debit air di kawasan Madiun meningkat dan berakibat banjir, serta longsor di sejumlah titik. Kali ini banjir menerjang Kabupaten Madiun sejak Selasa (5/3/2019) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Meskipun belum terdapat informasi mengenai adanya korban jiwa, namun sedikitnya delapan kecamatan terdampak banjir tersebut.

Berdasar informasi tim di lapangan, total warga terdampak sejumlah 1.698 Kepala Keluarga, rumah rusak dua unit, sawah terendam seluas 116 Hektare dan hewan ternak terdampak berjumlah 26 ekor. Hingga berita ini diturunkan, tentu angka tersebut masih memungkinkan terus meningkat, lantaran banjir semakin meluas.

Kholid Abdillah, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, mengatakan, “Kami menerjunkan personel relawan gabungan dari unit Madiun, berikut tim medis Gerai Sehat. Kami juga telah melakukan assessment data terdampak dan kebutuhan pengungsi, serta warga terdampak. Besok kami akan melanjutkan distribusi bantuan logistik dan support personel tambahan sebagai tenaga bantuan. Selain itu juga digelar ALM (Aksi Layan Medis) pemeriksaan kesehatan kepada para masyarakat terdampak”.

Berdasarkan hasil laporan assessment tim di lapangan, terdapat wilayah terdampak delapan Kecamatan, yakni Kecamatan Madiun yang melanda delapan desa, Kecamatan Saradan lima desa, Kecamatan Pilangkenceng empat desa, Kecamatan Balerejo enam desa, Kecamatan Sawahan, Kecamatan Mejayan, Kecamatan Wungu di dua desa, dan Kecamatan Wonosari satu desa.

“Terdapat tanggul rusak dua titik, gorong-gorong jebol satu titik, dan jalan raya yang rusak,” terang Agus Tria, selaku Koordinator Tim Respon Banjir Madiun Dompet Dhuafa.

Melihat kawasan terdampak yang semakin meluas, Disaster Management Center (DMC) langsung mengirim tim respon dari pusat untuk membantu penaganan banjir Madiun. Hingga Kamis (7/3/2019) malam, sudah dua tim respon dari DMC Dompet Dhuafa pusat, bergerak untuk respon kemanusiaan tersebut. (Dompet Dhuafa/Jawa Timur/Dhika Prabowo)