hit counter code


Kami Optimis: Pemerintah Gandeng Dompet Dhuafa dalam Proyek Amal Rumah Sakit Hebron Di Palestina

Sosial, | Tue 05/2019 14:25:16
Dompet Dhuafa Post Image
Share

JAKARTA -- Masih ingatkah dengan saudara kita di tanah Palestina? Masih ingatkah dengan suara deru tangis warga Palestina? Ya, saudara sesama muslim yang hingga kini berjuang melawan penjajahan bangsa Israel. Kehidupan mereka tidak jauh lebih baik dari pada yang terjadi di Indonesia.

Namun secercah harapan muncul atas izin Allah SWT. Pasalnya pada Kamis (2/5/2019) lalu, diadakan penggalangan dana dan penandatangan kolaborasi antara pemerintah dengan lembaga filantrofi Indonesia dalam pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Hebron (RSIH), Palestina. Salah satu lembaga filantrofi Indonesia yang turut bersinergi dalam gerakan tersebut adalah Dompet Dhuafa.

“Dompet Dhuafa memang sudah komitmen untuk bersama-sama dengan pemerintah dan lembaga zakat lainnya untuk membangun rumah sakit Indonesia untuk Palestina di Hebron. Insyaa Allah dalam dua tahun ke depan, rumah sakit tersebut akan segera terwujud. Ini bagian dari peran lembaga amil zakat dan pemerintah Indonesia untuk berbagi kepada saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Yuli Pujihardi, selaku Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa Filantropi seusai penandatanganan.

Walaupun pembangunan Rumah Sakit Indonesia Hebron bukan rumah sakit yang pertama dibangun atas kerja sama Indonesia dengan warga Palestina. Sebelumnya Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia juga telah membangun rumah sakit di Jalur Gaza, Palestina.

“Mengapa rumah sakit? Karena kami melihat bahwa rumah sakit ialah hal yang sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di Palestina. Selain itu Dompet Dhuafa juga sedang mempunyai program di daerah Gaza, yakni pembangunan sekolah,” lanjut Yuli.

Rencananya rumah sakit tersebut akan dinamakan Traumatic Healing Hospital. Karena memang khusus untuk pemulihan atas pengalaman trauma-trauma yang diakibatkan perang tak berkesudahan. Pembangunannya diperkirakan akan memakan waktu dua tahun. Serta membutuhkan biaya sebesar $ 7 Juta atau setara dengan Rp. 98 Milliar. Dengan biaya sebesar itu, pemerintah akan turut serta membantu. Namun pemerintah tidak akan dengan tiba-tiba dalam waktu cepat dan membutuhkan sinergi bersama.

“Pemerintah pasti akan membantu. Namun karena langkah tersebut adalah inisiatif dari masyarakat, maka kesempatan masyarakat untuk beraamal juga sangat terbuka. Terutama di Ramadhan ini. Saya yakin para ulama dan dai mampu melaksanakannya (penggalangan dana) ke masyarakat Indonesia,” terang Jusuf Kalla, selaku Wakil Presiden Republik Indonesia dalam sambutannya.

Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantrofi islam yang memiliki rekam jejak pengalaman panjang, siap membantu. Mengingat Dompet Dhuafa memiliki Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) yang selalu mengirimkan dai-dai kondang dalam berdakwah ke berbagai daerah. Dengan dai tersebut, tentunya mampu mengajak masyarakat untuk turut andil dalam membantu pembangunan rumah sakit tersebut. Maka dengan ini Dompet Dhuafa optimis dalam mewujudkan RSIH. (Dompet Dhuafa/Fajar)