hit counter code


Jelajah Kurban Nusantara: Ekspedisi Bengkayang PETANI (Pejuang Tanah Air Indonesia) (Bagian Ketiga)

Kurban, | Tue 08/2019 15:46:30
Dompet Dhuafa Post Image
Share

BENGKAYANG, KALIMANTAN BARAT -- Ali Solihin, selaku ketua Koperasi Produsen Mekar Sari Mayak Seluas yang menjadi Mitra Ternak Dompet Dhuafa berbagi kisah tentang semangatnya menyejahterakan masyarakat sekitaran Desa Mayak, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Ia merupakan warga transmigrasi yang pernah digencarkan oleh Indonesia di era-era 1980-an. Pada saat itu, ketika datang bersama keluarganya, melihat pola bercocok tanam yang sedikit membingungkan. Namun dari situ, akhirnya ayah dari Ali Solihin mengajak beberapa kerabat untuk memberikan sedikit perubahan.

“Pertama, dulu itu di sini menanam sahang (lada) pakai tiang mati. Lalu beralih menggunakan pohon Gamal. Namun pohon Gamalnya tidak diapa-apain, malah dibuang. Bapak dan saya berpikir kenapa ya? Kenapa nggak dimanfaatkan saja? Misal untuk peternakan,” jelas Ali, ketika ditemui dalam program THK 2019 di Bengkayang, Kalimantan Barat, Minggu (11/8/2019) lalu.

Pohon Gamal memiliki protein yang tinggi dan sangat baik untuk pakan ternak. Selain lebih murah, pertimbangannya juga dibandingkan membeli tiang mati. Makanya ayah Ali Solihin bersama kerabat lainnya mencontohkan dengan memanfaatkan Gamal untuk ternak kambing.

"Daunnya (Gamal) untuk pakan ternak. Nah kotoran-kotoran kambing tersebut bisa jadi pupuk buat segala jenis tanaman di sini. Baik untuk gamal, lada, dan lain-lainnya. Jadi kesemua itu berintegrasi,” lanjut Ali.

Dengan beranggotakan 24 peternak dan sudah memproduksi 400 ternak lebih. Beliau melihat kecenderungan bertani dan beternak masih minim di kalangan anak muda. Terlepas banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh.

“Petani itu unggul. Petani adalah kepanjangan dari pejuang tanah air Indonesia. Karena ternaklah tanah itu subur. Tanaman kita subur. Tanpa ternak, bertani itu tak ada apa-apa. Tak mungkin menggunakan pupuk kimia terus. Jadi kita harus bertani dan berternak,” tutup Ali.

Dengan semangat seperti itu, Koperasi Mekar Sari Mayak Seluas bersama Dompet Dhuafa berhasil memeriahkan THK 2019 di Bengkayang. Dengan menyembelih 28 ekor kambing dan memberikan manfaat kepada 500 kk. (Dompet Dhuafa/Fajar)