hit counter code


Hadiri Kajian Wakaf Dompet Dhuafa, Fairuz A. Rafiq Ajak Berbagi Dalam Keseharian

Wakaf, | Thu 10/2019 17:56:33
Dompet Dhuafa Post Image
Share

TANGERANG SELATAN -- Selain Ippho Santosa (Founder of Umar Usman Business School), Yuniarko (Direktur Mobilisasi Wakaf Dompet Dhuafa), Ustadz Sukeri Abdillah (Corps Dai Dompet Dhuafa), dan Srikandi Utami (Chief of Sharia AXA Mandiri), yang mengisi materi dalam acara ‘Kajian Wakaf Investasi Dunia dan Akhirat’, inspirasi berbagi juga dari seorang Publik Figur, Fairuz A. Rafiq. Ia semakin melengkapi sesi kebaikan di Khadijah Learning Center, pada Kamis (24/10/2019) lalu.

Kepada hadirin, Fairuz menceritakan beberapa pengalamannya berkegiatan bersama Dompet Dhuafa. Ia menyebut, mengenai wakaf terkagum dengan RS Rumah Sehat Terpadu (RST) di Zona Madina Dompet Dhuafa Parung, Bogor. Dalam kesempatannya, Fairuz juga banyak berinteraksi dengan para pekerja di sana. Kemudian juga mengajak bepergian keluarga pasien saat berbuka puasa bersama dan memberi donasi paket lebaran.

“Saya sama sekali baru tahu bahwa ada Rumah Sakit gratis seperti RST Dompet Dhuafa. Saya tanya pekerja di sana, memang benar gratis. Tempatnya juga bersih sekali, pelayanannya terlihat baik-baik saja. Tidak seperti ekspektasi saya Rumah Sakit yang memang gratis untuk Dhuafa,” aku Fairuz.

Ia melanjutkan, “Di salah satu ruangan, saya juga lihat terdapat pigura berderet nama-nama orang. Setelah tahu, ternyata itu nama para pewakif untuk RST tersebut. Ya Allah, wawasan saya semakin tersadar, bahwa manfaat wakaf itu sampai seperti itu hebatnya. Bahkan perawatan Cuci Darah (Hemodialisa) itu kan mahal sekali, tapi di RST ternyata gratis, masya Allah”.

Pengalaman kegiatan berbagi Fairuz bersama Dompet Dhuafa, dikumpulkan dan diperbaharuinya terus hingga kini. Ia juga cerita, sadar akan berbagi telah diterapkan dalam lingkungan terdekat yakni pada keluarga, terkhusus anaknya.

“Anak saya insyaa Allah sudah mulai dan terus saya terapkan berbagi kepada sesama. Harapannya sejak dini, ia mengenal dan ikhlas dengan kebaikan-kebaikan walau hal kecil,” ujarnya.

Sambil mengarahkan pandangan pada asistennya, Fairuz melanjutkan, “Bahkan asisten saya itu, beberapa hari setelah gajian, selalu saya tanya, ‘sudah berbagi belum?’. Kalau belum, kita saling ingatkan sekarang ini. Karena memang tidak ada ruginya. Bahkan sebaliknya, banyak manfaatnya”. (Dompet Dhuafa/Dhika Prabowo)