Suntik Keahlian Baru Peserta IK Melalui Program Re-Space

TANGERANG – Institut Kemandirian (IK) Dompet Dhuafa bekerjasama dengan PT. Rebach Internasional menyuguhkan kelas tambahan bagi peserta pelatihan Bootcamp Digital. Hal ini untuk menambahkan ilmu pengetahuan dan pengalaman baru kepada seluruh peserta. Pelatihan tambahan ini menjadi salah satu bagian dari Program Re-Space.

Saat mendampingi para peserta dilokasi Gedung Inovasi Kemandirian Jalan Zaitun II, Komplek Islamic Village Tangerang, pada Rabu (31/8/2022), Staff Institut Kemandirian Abdul Harish Nafis menjelaskan, program Re-Space adalah kelas pelatihan tambahan yang wajib diikuti oleh peserta Bootcamp Digital. Pelatihan yang tersedia untuk para peserta adalah Makerspace dan Kitchen Lab.

Sedangkan waktu pelatihan dilaksanakan pada hari Rabu, Jumat, dan Sabtu. Setiap sesi kelas pelatihan diikuti oleh 4 (empat) peserta. Setiap peserta bootcamp secara bergiliran menadapatkan kelas pelatihan ini. Harish menegaskan, kelas pelatihan sehari ini gratis dan hasil produknya dapat dibawa pulang oleh peserta.

Peserta pelatihan Makerspace sedang memotong kayu dengan gergaji listrik didamping instruktur dari PT. Rebach

Sementara itu di lain kesempatan, instruktur makerspace PT. Rebach Internasional Rico Tampati menjelaskan, saat ini pihaknya memberikan pelatihan membuat meja lipat yang terbuat dari kayu. Pada awal latihan, timnya memberikan teknik dasar dan pengenalan berbagai macam alat yang akan digunakan, antara lain, gergaji, bor, amplas dan lain-lainya. Selain itu, peserta dapat langsung praktek bagaimana cara membuat pola, memotong, membor, dan menghaluskan kayu dengan menggunakan alat serba listrtik.

“Semua alat-alat perkakas disini sudah otomatis,” jelas Rico.

Meski dengan waktu yang relatif singkat, namun Rico mengakui bahwa para peserta mampu belajar dengan maksimal. Hasilnya, para peserta sudah bisa membuat meja lipat yang terbuat dari kayu hanya dengan 5 jam saja.

Baca juga: Didampingi PT. Rebach, Peserta Institut Kemandirian Buat Bolu Black Sesame Cake

Di sisi lain, pada bidang Kitchen Lab, Institut Kemandirian dan PT. Rebach memberikan kelas tambahan kepada peserta pelatihan Bootcamp Digital dengan menghias Bolu Origami Cake.

Peserta Bootcamp ketika menghias kue origami cake

Instruktur profesional Kitchen Lab PT. Rebach Internasional, Keishya Rivita Halimma menjelaskan, para peserta diberikan materi menghias kue Origami Cake. Untuk bahan dasarnya adalah krim dan coklat putih. Bahan lainnya yaitu dummy cake sterofoam, pewarna makanan, dan cocoa butter. Sedangkan alat sebagai media cetaknya adalah; kertas A4, kertas roti, dan spray gun.

“Teknik yang dipakai adalah velvet spray meggunakan spray gun cake,” jelas wanita lulusan Le Corden Bleu Malaysia tersebut, pada Rabu (14/9/2022).

Ia lanjut menjelaskan, pada tahap awal, peserta dikenalkan alat dan bahan apa saja yang digunakan dalam menghias Origami Cake. Selanjutnya, memotong kertas roti sesuai bentuk yang kita inginkan. Lalu para peserta diberikan edukasi mencairkan coklat putih dan krim dan memberikan teknik mengaduk kedua bahan tersebut menjadi satu.

Peserta Bootcamp ketika menghias kue origami cake

Langkah selanjutnya adalah meletakkan krim coklat putih yang sudah dicairkan ke atas kertas yang sudah dipotong. Lalu setelah didinginkan di dalam freezer, krim coklat putih yang sudah beku dilapisi ke kue. Terakhir, velvet spray dengan meggunakan spray gun cake atau mewarnai lapisan bolu dengan teknik velvet spray menggunakan spray gun cake. Teknik ini untuk memberikan warna gradasi, agar kue terlihat lebih cantik dan menarik.

IK Dompet Dhuafa dan PT. Rebach Internasional telah melakukan kerjasama dalam bentuk program Re-Space sejak Jumat (22/4/2022). Nantinya, pada Sabtu (24/9/2022), Dompet Dhuafa akan secara resmi mengadakan Presscon sekaligus Grand Launching Program Re-Space di Gedung Inovasi Kemandirian Tangerang. (Dompet Dhuafa / IKDD / Muthohar)