Doa Buka Puasa Ramadan dan Keutamaan Membacanya

Ilustrasi orang berdoa untuk berbuka puasa untuk artikel amalan sunnah Idul Adha.

Doa buka puasa adalah amalan yang dianjurkan sebelum menikmati hidangan berbuka. Ramadan menjadi bulan penuh berkah, waktu ketika setiap amal kebaikan berlipatganda pahalanya. Salah satu waktu mustajab untuk berdoa adalah saat berbuka puasa. Rasulullah saw. mengajarkan doa khusus yang dapat kita lafalkan sebelum menyantap makanan pertama. Selain itu, ada keutamaan besar bagi mereka yang berdoa saat waktu berbuka. Apa saja keutamaannya? Bagaimana tata cara berbuka puasa yang sesuai sunnah? Simak penjelasan lengkap berikut ini.

Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah Rasulullah

Bacaan doa buka puasa sesuai sunnah diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam hadis nomor 2537. Hadis tersebut dianggap sahih karena memiliki sanad yang kuat dan tidak terdapat permasalahan dalam rantai periwayatannya hingga sampai kepada Nabi saw.

Berikut bacaan doanya:

ذَهَبَ الظّـَمَأُ وَابْتَلّـَتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Arab Latin: Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: “Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.”

Pada hadis riwayat Abu Dawud No. 2358 (hasan menurut Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud), Rasulullah saw. mengajarkan umatnya untuk membaca doa sebelum berbuka. Salah satu doa yang diriwayatkan dalam hadis berbunyi:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Latin: Allahumma laka shumtu wabika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin.

“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dengan rizqi-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang”.
(HR. Abu Dawud No. 2358)

Sahabat dapat membaca kedua doa ini sebelum berbuka puasa. Keduanya memiliki makna mendalam tentang rasa syukur dan harapan atas keberkahan puasa.

Baca Juga: Beda Lafal Doa Buka Puasa yang Wajib Kamu Ketahui

Keutamaan Membaca Doa Buka Puasa

Membaca doa sebelum berbuka puasa bukan hanya sunnah, tetapi juga memiliki banyak keutamaan. Salah satu keutamaannya adalah dikabulkannya doa. Rasulullah saw. bersabda bahwa ada tiga doa yang tidak tertolak, yaitu doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi (HR. Tirmidzi No. 2526). Hadis ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu mustajab untuk berdoa.

Selain itu, membaca doa buka puasa juga mendatangkan pahala tambahan. Mengamalkan sunnah Nabi adalah tanda cinta kepada beliau, dan siapa yang mencintai Rasulullah, maka ia akan bersamanya di surga (HR. Tirmidzi No. 2678). Membaca doa juga merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat berbuka yang diberikan Allah. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman bahwa jika seseorang bersyukur, maka nikmatnya akan ditambah, tetapi jika kufur, maka azab-Nya sangat pedih (QS. Ibrahim: 7).

Doa sebelum berbuka dapat juga menjaga keberkahan makanan yang disantap. Rasulullah saw. selalu memulai berbuka puasa dengan doa sebelum menyantap makanan. Doa ini menjadikan makanan lebih berkah dan bermanfaat bagi tubuh. Selain keutamaan spiritual, membaca doa buka puasa juga meningkatkan kualitas ibadah. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga membentuk kebiasaan baik, termasuk berdoa. Ketika membaca doa sebelum berbuka, kita melatih pribadi untuk selalu mengingat Allah dalam setiap aktivitas.

Baca Juga: Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan, Rezeki, dan Kesehatan

Tata Cara Berbuka Puasa yang Dianjurkan

Islam mengajarkan cara berbuka puasa yang baik berdasarkan sunnah Nabi Muhammad. Rasulullah saw. menganjurkan untuk segera berbuka saat azan Maghrib berkumandang. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa manusia akan selalu berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka (HR. Bukhari No. 1957, Muslim No. 1098). Setelah azan, hendaknya membaca doa buka puasa sebelum menyantap makanan pertama.

Rasulullah saw. berbuka dengan kurma atau air. Dalam hadis disebutkan bahwa beliau berbuka dengan beberapa butir kurma sebelum sholat. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan air (HR. Abu Dawud No. 2356). Kurma mengandung gula alami yang mudah diserap tubuh, sehingga membantu mengembalikan energi dengan cepat. Jika tidak ada kurma, air putih adalah pilihan terbaik karena membantu menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa.

Selain memperhatikan apa yang dimakan, penting juga untuk tidak berlebihan dalam berbuka. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an agar manusia makan dan minum, tetapi jangan berlebihan, karena Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan (QS. Al-A’raf: 31). Rasulullah saw. sendiri tidak langsung makan dalam jumlah besar setelah berbuka. Beliau sholat Maghrib terlebih dahulu, baru kemudian menyantap hidangan utama. 

Baca Juga: Mana Doa Buka Puasa yang Sesuai Hadis? Ini Pendapat 4 Mazhab

Menghindari Kesalahan Saat Berbuka Puasa

Banyak orang yang berbuka dengan cara yang kurang tepat. Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah makan berlebihan. Perut yang kosong seharian bisa membuat seseorang ingin menyantap makanan dalam jumlah besar sekaligus. Padahal, makan terlalu banyak saat berbuka bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan membuat tubuh terasa lemas.

Kesalahan lain adalah langsung mengonsumsi makanan berat dan berlemak. Makanan yang terlalu berminyak atau pedas bisa menyebabkan gangguan lambung. Sebaiknya, berbuka dengan makanan yang ringan terlebih dahulu, seperti buah atau sup hangat. Hindari juga minuman bersoda atau terlalu manis karena bisa membuat perut kembung.

Selain itu, banyak orang yang terlalu sibuk dengan makanan dan melupakan doa berbuka. Padahal, doa di waktu berbuka adalah salah satu doa yang paling mudah dikabulkan. Oleh karena itu, biasakan untuk membaca doa terlebih dahulu sebelum menyantap makanan agar mendapatkan keberkahan.

Baca Juga: Baca Doa Ini di Hari Jumat Selama Ramadhan, Hajat akan Mudah Dikabul

Meningkatkan Rasa Syukur di Bulan Ramadan

Doa buka puasa adalah amalan sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Waktu berbuka adalah saat mustajab untuk berdoa, sehingga tidak boleh dilewatkan. Dengan membaca doa sebelum berbuka, kita bisa mendapatkan pahala, keberkahan, dan kesempatan doa dikabulkan. Ramadan adalah waktu yang penuh berkah, maka manfaatkanlah momen berbuka puasa sebagai waktu untuk bersyukur dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Doa buka puasa juga merupakan wujud rasa syukur kita kepada nikmat yang telah Allah SWT. berikan. Meningkatkan rasa syukur juga dapat dilaksanakan dengan bersedekah. Sahabat juga dapat melakukan sedekah pada bulan penuh berkah bersama Dompet Dhuafa.

 

Hidup Penuh Berkah dengan Sedekah