SUMATRA UTARA — Program Menjahit Harapan Dhuafa yang digagas oleh Dompet Dhuafa Waspada kembali diluncurkan. Kali ini, angkatan ketiga dibuka di kantor Advokat Faisal O. Nasution, SH & Associates, yang terletak di Jalan Ahmad Yani nomor 112, Kesawan, Medan, pada Sabtu (20/9/2025). Kantor yang diwakafkan secara berjangka itu menjadi lokasi pelatihan keterampilan menjahit yang bertujuan meningkatkan taraf ekonomi duafa.
Acara peluncuran program dihadiri oleh Kadis Sosial Pemkot Medan, Khairudin Rangkuti. Pada kesempatan tersebut, ia menyatakan dukungannya terhadap Program Menjahit Harapan.
“Saya mendukung penuh kegiatan ini, apalagi sifatnya adalah bantuan yang dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Kami di pemerintahan memiliki keterbatasan dalam anggaran, tetapi hadirnya program ini sangat membantu Pemkot Medan, khususnya Dinas Sosial, untuk mengatasi masalah kemiskinan,” tutur Khairudin.
“Harapannya ini tidak hanya sampai angkatan ketiga, tetapi juga berlanjut ke angkatan selanjutnya,” imbuhnya.
Baca juga: Menjahit Harapan: Dompet Dhuafa dan Bank Indonesia Salurkan Mesin Jahit untuk Dhuafa
Pemilik gedung yang juga Dewan Pembina Yayasan RSU Sufina Aziz, Sutan Abdul Aziz, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas diluncurkannya program ini.
“Sedikit informasi bahwa lokasi yang kita tempati saat ini milik almarhum orang tua saya. Alhamdulillah saya senang tempat ini dapat bermanfaat, begitu juga mudah-mudahan memberikan manfaat jangka panjang, terutama bagi para peserta yang nantinya dapat memasarkan produk mereka,” ujar Sutan.

Sutan mengatakan bahwa lokasi ini sangat strategis. Untuk itu, ia berharap program pemberdayaan lainnya juga dapat dihadirkan di tempat ini.
“Ke depan saya berharap program lain juga bisa dilaksanakan di sini yang bermanfaat untuk pemberdayaan duafa,” harapnya.
Sekretaris MES Sumut, Kaswinata, juga memberikan dukungannya terhadap Program Menjahit Harapan.
“Kami siap bersinergi dengan Dompet Dhuafa Waspada (DD Cabang Sumatra Utara). Kami fokus pada pemberdayaan ekonomi syariah dan siap memberikan pendampingan, terutama dalam hal permodalan untuk membantu para peserta yang ingin mengembangkan usaha mereka ke depan,” kata Kaswinata.
Di sisi lain, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman, turut menjelaskan tujuan dan manfaat dari Program Menjahit Harapan Dhuafa.
“Program ini bertujuan untuk membekali kaum duafa dengan keterampilan menjahit, agar mereka bisa mandiri, membuka usaha sendiri, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Kami ingin mereka produktif dan mampu menghasilkan karya yang bernilai jual,” ungkap Sulaiman.
“Itu dilakukan agar nanti kita dapat melihat keseriusan penerima manfaat. Jadi nanti yang lulus akan menerima bantuan berupa mesin jahit dan alat jahit untuk memulai usaha,” tambahnya.
Baca juga: Goes to Public: Ajang Unjuk Karya Pelatihan Menjahit di Institut Kemandirian

Program Menjahit Harapan angkatan ketiga ini akan berlangsung selama tiga bulan dan diikuti oleh sepuluh peserta penerima manfaat. Di samping pelatihan menjahit, di lokasi itu juga akan diadakan kegiatan belajar tahsin.
Acara peluncuran program juga turut dihadiri oleh Direktur RSU Sufina Aziz Medan dr. Tengku Liza Syahnaz, beserta jajaran Kabid RSU Sufina Aziz Medan yang ikut meramaikan acara sekaligus memberikan dukungan. (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: DD Waspada, Bani Kiswanto
Penyunting: Ronna

