Banjir Longsor di Sumatra dan Aceh, Dompet Dhuafa Bangun Pos Respons Bencana di Sejumlah Titik

PULAU SUMATRA — Curah hujan tinggi di sejumlah wilayah kembali mencatatkan rentetan bencana. Banjir bandang dan tanah longsor menerjang sejumlah wilayah di Indonesia. Setelah beberapa pekan lalu melanda kawasan di Pulau Jawa, kali ini bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Pulau Sumatra secara masif mulai Senin (24/11/2025). Tingginya intensitas hujan sepekan terakhir menyebabkan debit air sungai meluap, dan memicu pergerakan tanah di tiga provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Berdasarkan data yang dihimpun Tim Respons Kebencanaan Disaster Management Center (DMC), di lapangan cakupan wilayah terdampak sangat luas. Di Aceh, banjir merendam lebih dari 16 daerah, termasuk Pidie, Aceh Besar, Aceh Tamiang, hingga Aceh Selatan. Kondisi serupa terjadi di Sumatra Utara di mana 11 daerah seperti Mandailing Natal, Nias Selatan, hingga Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan lumpuh total. Sementara di Sumatra Barat, 15 daerah termasuk Padang Pariaman, Tanah Datar, Agam, hingga Pesisir Selatan mengalami kerusakan parah akibat galodo dan longsor. Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah rumah hanyut terbawa arus, jalan dan jembatan terputus, ribuan warga terpaksa mengungsi, serta adanya korban jiwa.

Baca juga: Dompet Dhuafa Salurkan 10.000 Liter Air Bersih, Korban Banjir di Medan Masih Kesulitan Akses

Mengetahui hal tersebut, Dompet Dhuafa melalui Tim Respon Kemanusiaan, Disaster Management Center (DMC), dan juga cabang di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat, pun bergerak cepat lakukan respons darurat. Respons tersebut mulai dari evakuasi hingga bantuan pemenuhan pangan serta kebutuhan perlengkapan pengungsi.

“Setelah respons cepat di sejumlah titik banjir dan tanah longsor, dan erupsi Semeru di Pulau Jawa beberapa hari lalu, kini kami juga memfokuskan respons di Pulau Sumatra. Mengingat di sejumlah titik pengungsian di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, warga bertahan dengan kondisi yang serba terbatas. Banyak dari mereka hanya membawa pakaian yang melekat di tubuh saat menyelamatkan diri. Anak-anak, ibu, dan lansia harus tinggal sementara di tempat pengungsian dengan fasilitas yang minim,” jelas Shofa Qudus, Kepala DMC Dompet Dhuafa, saat dihubungi melalui pesan singkat pada Sabtu (29/11/2025).

Tenda pengungsian yang dibangun Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa.
Pos Hangat untuk para pengungsi yang dibangun Disaster Management Center DMC Dompet Dhuafa

Shofa Qudus menambahkan bahwa Tim Respon Kemanusiaan sudah berada di masing-masing lokasi, membantu proses evakuasi dan berkoordinasi dengan BPBD setempat.

“Kami masih fokus pada penanganan respons dan pencarian korban yang hilang. Kami juga mulai membangun dapur-dapur umum di beberapa titik. Sementara itu, untuk memudahkan koordinasi dan pengiriman bantuan, kami mengaktivasi posko di Medan sebagai wilayah aman terdekat ke Aceh dan Padang. Kami menyiagakan perlengkapan seperti kendaraan rantis, perahu karet, helmet, tabung oksigen dan lain-lain,” terang Shofa.

Untuk saat ini pos Sumatera Utara dapat dihubungi dengan kontak: 0812-6573-9958 (Sulaiman) dan 0858-5669-0189 (Taqi) atau bisa kunjungi Kantor Dompet Dhuafa Waspada yang berada di Kompleks Kapten muslim Business Point Blok E No. 17 Sei Sikambing Sei 2, Sei Sikambing C. II, Kec. R Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatra Utara-20122.

Sementara di Sumatera Barat, kami bisa hubungi di nomor: 0813-3766-3223 (Novil) dan 0812-9172-6244 (Erwandi), serta Kantor Dompet Dhuafa Singgalang yang berada di Pasar Pagi, Jl. Ir. H. Juanda No.31C, Rimbo Kaluang, Kec. Padang Bar., Padang Barat, Sumatera Barat-25115.

Untuk di Banda Aceh kami bisa dihubungi di nomor: 0811-688-686 (Fauzan) dan 0813-8904-9006 (Barqu), atau kunjungi Kantor Dompet Dhuafa Aceh di Jl. Teuku Imuem No.61 C, Lamseupeung, Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Aceh-23127.

Di Sumatera Utara terdapat dua titik, yakni di Jalan Tarutung-Sibolga, Desa Adiankoting, Kec. Adiankoting, Kab. Tapanuli Utara dengan kontak telepon 0812-6529-1566 (Angga) dan Masjid Nurul Islam di Jl. Karya Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan dengan kontak telepon 0813-7088-9967 (Azit).

Baca juga: Dompet Dhuafa Volunteer Bergerak Aksi Bersih Pasca Banjir di Padang

Para penyintas banjir memenuhi posko DMC Dompet Dhuafa.
Para penyintas banjir memenuhi posko DMC Dompet Dhuafa
Para penyintas banjir memenuhi posko DMC Dompet Dhuafa.
Para penyintas banjir memenuhi posko DMC Dompet Dhuafa

Sementara di Sumatera Barat terdapat tiga titik, yakni di Daerah Kampung Apa, Kompleks Perumahan Abi, Kel. Lubuk Minturun, Kec. Kota Tangah, Sumatera Barat dengan kontak telepon 0853-6654-5405 (Amrul). Lalu di Kampuang Galapuang, Kel. Ulakan, Kec. Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman dengan kontak telepon 0838-9707-1337 (Fajri). Serta di Jorong Koto Nagari Sumani, Kecamayan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok dengan kontak telepon 0852-1544-7664 (Dewa).

Kemudian, di Aceh terdapat tiga titik, yakni di Lueng Mesjid, Pidie Regency, Aceh, dan Jojo, Kec. Mutiara Tim., Kabupaten Pidie, Aceh, dan di Jl. Simpang Tiga, Beurawang, Kec. Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh untuk kontak yang bisa dihubungi 0852-6041-7053 (Mul).

Berdasarkan data yang dihimpun, saat ini tercatat total 174 orang meninggal dunia dan 12.546 kepala keluarga (KK) mengungsi. Namun, angka tersebut masih dapat berkembang, karena masih ada banyak wilayah yang belum bisa diakses dan proses pendataan terus berlangsung.

Untuk penggalangan donasi bagi penyintas bencana di Sumatera, Dompet Dhuafa membuka kanal donasi di digital.dompetdhuafa.org/donasi/prayforsumatera.

Teks dan foto: Bani K
Penyunting: Ronna