BANDUNG, JAWA BARAT — Dompet Dhuafa Cabang Jawa Barat berkolaborasi dengan Jasa Sarana menggelar launching Program Srikandi Tani dan Penyaluran 60 Paket Sembako pada Selasa (9/12/2025), di Desa Cipanjalu, Cilengkrang, Bandung.
Dalam sambutannya, Pimpinan Cabang DD Jabar, Yogi Achmad Fajar, mengisahkan pembentukan Desa Tani secara ringkas. Menurutnya, Dompet Dhuafa sudah mengelola Desa Tani sejak 2018. Pada awalnya Dompet Dhuafa hanya mengelola satu hektare lahan, tapi sekarang luasnya sudah mencapai 10 hektare.

Baca juga:
“Sudah lebih dari 60 petani yang diberdayakan sebagai penerima manfaat,” tutur Yogi.
Menurutnya, ini adalah bukti keberkahan, apabila zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) dikelola dengan profesional. Yogi Achmad menekankan bahwa Desa Tani merupakan salah satu program masterpiece Dompet Dhuafa. Srikandi Tani adalah bagian dari Program Desa Tani. Sesuai namanya, Srikandi Tani merupakan program yang dikhususkan kepada perempuan yang ingin berdaya dengan bertani. Melalui program ini petani akan diberikan pendampingan dari mempersiapkan lahan hingga panen.
“Sudah 11 petani perempuan yang diberdayakan lewat program ini. Hari ini bertambah satu lagi dan total 12 orang,” kata Yogi.
Adapun satu perempuan beruntung yang mendapatkan dukungan tersebut bernama Ai Yeti Sumiati alias Mbak Joti. Dia adalah seorang ibu tangguh yang membesarkan kedua anaknya dan satu anak yatim. Kali ini Mbak Joti mendapatkan amanah satu buah greenhouse yang akan ditanami berbagai jenis sayuran.
Baca juga: Bantuan Mesin Penunjang Produksi ‘Teh Bedana’ Hadirkan Napas Baru bagi Petani Desa Bedana

Selain itu, warga lainnya yang tengah berkumpul di aula Desa Tani mendapatkan donasi berupa 60 paket sembako. Menurut Yogi total sembako yang dibagikan berjumlah 120 paket. Namun, 60 lainnya telah dibagikan di sekitar Bandung kota.
Selanjutnya, turut hadir dan memberikan sambutan pada acara tersebut perwakilan PT Jasa Sarana, Uyat Supriatna. Dia menyatakan kegembiraan mendengar progres Desa Tani yang telah memberdayakan sekitar 60 petani.

Baca juga: Berdaya Bersama Lewat Industri Komunal, Saatnya Petani dan Masyarakat Lokal Ambil Peran
Menurut Uyat Supriatna, launching greenhouse ini adalah bagian dari tindak lanjut dalam rangka mewujudkan petani-petani yang berdaya. Perwakilan Jasa Sarana itu juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terbaik terhadap berbagai program pemberdayaan yang telah dimulai oleh Dompet Dhuafa seperti Desa Tani ini.
“Mudah-mudahan ke depan akan lebih banyak dukungan yang dapat kami alokasikan untuk Desa Tani,” ucapnya. (Dompet Dhuafa)
Teks: Aji Pangestu
Foto: Aji, Iis
Penyunting: Dhika

