BOGOR, JAWA BARAT — Unit Pengelola Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) Permata Bank Syariah menggandeng Dompet Dhuafa menggelar Launching & Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Bakso Gerobak (BAGER) pada Senin (15/12/2025), di Zona Madina, Bogor. Turut hadir dalam acara ini, Deputi Direktur II Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, Mustika Sri Handayani; Wakil Ketua UPZDK Permata Bank Syariah, Awaludin Gumbira; Pendamping Program, dan 20 penerima manfaat program pemberdayaan Bakso Gerobak (Bager).




Mustika Sri Handayani mengatakan bahwa kerja sama dengan UPZDK Permata Bank Syariah telah berlangsung sejak lama. Beberapa tahun sebelumnya, berbagai program pemberdayaan ekonomi diluncurkan oleh kedua lembaga ini, mulai dari peternakan, perikanan, hingga program yang dirancang khusus untuk mahasiswa.
“Alhamdulillah kolaborasi dan sinergi kebaikan ini terus berlanjut sampai saat ini,” ungkapnya.
Program pemberdayaan Bakso Gerobak Batch I sudah berjalan sejak satu tahun yang lalu. Program ini pada awalnya bertujuan untuk membantu 30 penyintas pascapandemi Covid-19.
“Mereka akhirnya punya mata pencaharian, bisa lanjutin anak yang hampir putus sekolah, bahkan ada satu penerima manfaat lain juga yang ikut mendampingi Program Bakso Gerobak lainnya,” tutur Mustika.
Baca juga: Keteguhan Hati Maryam, Menghidupi Hari dan Menjaga Harapan Lewat Gerobak Bakso

Adapun Program Bakso Gerobak yang diresmikan hari ini merupakan tindak lanjut dari program sebelumnya yang sudah ada. Program ini bertujuan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, selain menyediakan alat dan bahan, juga diberikan pendampingan dan pelatihan cara mengelola bisnis mulai dari pembuatan, pemasaran, hingga pencatatan keuangan.
“Kita memberikan paket all in, paket komplit ya,” tambah Deputi Direktur II Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa itu.
Selaras dengan Mustika, Wakil Ketua UPZDK Permata Bank Syariah, Awaludin Gumbira, berharap agar program ini dapat bermanfaat dan mendorong kemandirian kepada lebih banyak orang.
“Sehingga di masa depan, mustahik bisa menjadi muzaki,” ucapnya.

Awaludin menyampaikan apresiasi kepada Dompet Dhuafa karena telah menjadi mediator kebaikan.
“Tanpa peran Dompet Dhuafa, kami akan kesulitan untuk mencari penerima manfaat yang sesuai,” ungkapnya.
“Mudah-mudahan, banyak hal yang dapat kita sinergikan di masa depan,” imbuhnya.
Wakil Ketua UPZDK Permata Bank Syariah itu juga berpesan kepada penerima manfaat untuk memiliki visi yang besar, sehingga dapat meningkatkan bisnis yang sudah ada.
“Mulai dari Bakso Gerobak, mungkin setelah itu punya kios atau kantin bakso sendiri dan terus scale-up,” ungkapnya.
Namun, dia mengingatkan bahwa hanya kehendak dan kemauan sendiri lah yang dapat mengubah nasib seseorang. Dengan mengutip Surah Ar-Ra’d (13:11), yang menyatakan, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri”.
Program Bager telah membantu penyintas pascapandemi bangkit dan memiliki mata pencaharian berkelanjutan. Dari gerobak bakso, menuju kios impian!
Sahabat, salurkan Ziswafmu agar program-program pemberdayaan ekonomi seperti peternakan, perikanan, dan UMKM lainnya terus berjalan dan membantu mereka yang membutuhkan. Bantu lebih banyak mustahik untuk bertransformasi menjadi muzaki.
Baca juga: Program Bakso Bager Jadi Harapan Baru Bagi Wahyudin



Sebagai informasi, UPZDK Permata Bank Syariah adalah singkatan dari Unit Pengelola Zakat dan Dana Kebajikan Permata Bank Syariah. Unit ini merupakan bagian dari Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Permata Tbk yang mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, wakaf, (Ziswaf) dan dana kebajikan lainnya.
UPZDK berfungsi sebagai jembatan bagi Permata Bank Syariah untuk menjalankan tanggung jawab sosialnya dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana filantropi Islam yang terstruktur. (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: Aji Pangestu
Penyunting: Dhika

