BURU, MALUKU — Tim distribusi Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa, menyeberangi laut dan menjangkau kawasan pesisir Pulau Buru, Maluku, pada Hari Iduladha 1447 Hijriah. Lebaran Kurban kali ini menghadirkan tiga ekor sapi kurban di Desa Namlea Ilath, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru, Maluku. Pada Rabu (27/05/2026), hewan kurban tersebut disembelih dan didistribusikan sebagai bagian dari manfaat kurban bagi sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat yang tersebar di delapan desa di Pulau Buru.
Pelaksanaan penyembelihan dimulai sekitar pukul 16:00 WIT. Warga mulai berdatangan ke lokasi untuk mengikuti jalannya proses kurban. Lantunan takbir terdengar mengiringi prosesi penyembelihan tiga ekor sapi yang berlangsung khidmat di sore hari.
Para bapak terlihat saling membantu mengikat dan merebahkan sapi sebelum dilakukan penyembelihan sesuai syariat. Setelah proses penyembelihan selesai, kegiatan berlanjut dengan pemotongan dan pengemasan daging kurban yang dilakukan secara bersama-sama.



Kesibukan makin terlihat ketika sejumlah warga menggunakan motor truk roda tiga untuk mengangkut daging dari lokasi penyembelihan menuju area pemotongan. Warga saling membantu memindahkan, memotong, dan menyiapkan daging kurban yang nantinya akan dibagikan kepada penerima manfaat.
Tidak hanya kaum bapak, para ibu juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sebagian membantu proses pengemasan daging, sementara lainnya menyiapkan hidangan di atas kuali besar untuk disantap bersama para warga yang terlibat dalam pelaksanaan kurban.
Baca juga: Antusias Warga Desa Waspait Sambut Kedatangan Sapi Kurban di Pulau Buru
Kehadiran kurban di Namlea Ilath tidak hanya menghadirkan suasana kebersamaan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati daging sapi bersama keluarga. Bagi sebagian warga, momen seperti ini hanya dapat dirasakan saat Hari Raya Iduladha.
Hal tersebut disampaikan oleh Rosmini Papalia, salah satu warga Desa Namlea Ilath. Menurutnya, daging sapi dan kambing biasanya hanya dapat dinikmati saat Hari Raya Iduladha.
“Kalau di sini kami tidak pernah konsumsi daging sapi atau kambing, terkecuali saat Lebaran Kurban saja. Alhamdulillah, bersyukur sekali. Terima kasih. Semoga ke depannya ada lagi seperti ini,” ujarnya.



Rosmini mengaku telah memiliki rencana untuk mengolah daging kurban yang diterimanya bersama keluarga.
“Kalau dapat daging biasanya dibuat sate, karena suami saya orang Jawa dan sukanya sate,” tambahnya sambil tersenyum.
Rasa syukur yang sama juga disampaikan oleh Luthfian Safsuha, khatib masjid setempat. Ia berharap manfaat kurban dapat terus dirasakan oleh masyarakat pada tahun-tahun mendatang.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Dompet Dhuafa dan HMNS atas hadirnya sapi ini. Warga dapat merasakan kebahagiaan. Harapannya tahun depan kami dapat merasakan sapi kembali,” katanya.


Baca juga: Dompet Dhuafa Salurkan Daging Kurban untuk 800 Warga Sawang Aceh Utara
Program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa tahun ini menjangkau berbagai wilayah yang memiliki keterbatasan akses, termasuk kawasan pesisir Pulau Buru. Melalui kolaborasi bersama berbagai pihak, manfaat kurban dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Bagi masyarakat Namlea Ilath, kehadiran tiga ekor sapi kurban tahun ini menjadi lebih dari sekadar pembagian daging. Di tengah keterbatasan yang ada, Iduladha kembali menghadirkan rasa syukur, kebersamaan, dan harapan agar manfaat kurban dapat terus hadir pada tahun-tahun mendatang. (Dompet Dhuafa)
Teks: Nurul
Penyunting: Dhika

