Saat Kurban Mengetuk Pintu Hati Masyarakat di Dusun Margahayu Lampung Timur

Man wearing a cap hands a box of food to a smiling woman in a hijab, seated in a rustic doorway.

LAMPUNG TIMUR — Terik matahari siang itu terasa menyengat di Dusun Margahayu, Labuhan Ratu Tujuh, Way Kambas, Lampung Timur. Di sebuah rumah sederhana milik Binti (40), tiga kali ketukan terdengar dari pintu belakang yang terhubung langsung dengan dapur. Di sisi luar rumahnya terdapat sebuah tungku kayu bakar dipenuhi sisa-sisa kayu yang telah berubah menjadi abu.

Wajahnya terkejut saat mendengar suara salam dari depan rumahnya. Dengan langkah tergesa, ia bergegas menuju pintu belakang sambil merapikan kerudung dan bajunya yang masih seadanya. Namun, senyumnya hangat ketika melihat tim Dompet Dhuafa datang membawa amanah daging kurban untuk keluarganya.

Di tengah berbagai keterbatasan yang dijalani sehari-hari, besek yang berisi daging kurban tersebut hadir sebagai kabar bahagia yang jarang datang.

Waalaikumsalam, wah alhamdulillah, terima kasih Pak,” kalimat pertama yang diucapkan Binti ketika menerima daging kurban, Dompet Dhuafa mendistribusikan daging kurban salah satunya dengan mengantar ke rumah-rumah warga.

Group of men at an outdoor livestock event presenting a sheep and a certificate in front of a banner.

Woven baskets filled with sliced red meat arranged on large green leaves, each with a labeled tag reading 'The Kurban Series'.

Baca juga: Pastikan Tepat Syariat dan Berkualitas, Dompet Dhuafa Lampung Siap Tebar Hewan Kurban 1447 H untuk Mitra Kebaikan

Binti tinggal bersama sang suami dan ketiga anak perempuannya, kesehariannya berjualan sayuran matang, seperti sayur nangka, sayur daun singkong, sayur pepaya. Binti berjualan dari rumah ke rumah dan membuka pesanan melalui online yang dipromosikan melalui WhatsApp.

“Kalau pagi antar jemput anak sekolah, sebelum itu bikin sayur matang buat dijual online di WA,” ungkapnya.

Sementara itu, suaminya bekerja sebagai penyadap karet atau nderes dalam bahasa lokal yang hasilnya tidak menentu bisa dalam satu minggu, kadang setengah bulan pendapatan yang ia peroleh.

“Kalau buat (pendapatan) hari-hari ya dari jualan sayur dan bisa buat anak sekolah,” ujarnya.

Woman wearing a hijab chops meat in a bowl on a worn kitchen counter near a sunlit window in a dim room.

Dusun Margahayu berbatasan langsung dengan Taman Nasional Way Kambas. Perekonomian Dusun Margahayu bertumpu pada sektor pertanian dan perkebunan. Sebagai wilayah penyangga Taman Nasional Way Kambas, mayoritas warga berprofesi sebagai petani dengan komoditas unggulan seperti ubi kayu (singkong), karet, dan tanaman pangan seperti padi.

Menuju Dusun Margahayu, menangkap suasana perkebunan di kiri dan kanan dari jalan yang dilalui kontur jalan yang dilalui bebatuan kerikil dan sisanya berupa jalan tanah.

“Kami kan belum tentu setiap tahun dapat, semestinya kan setahun sekali kan dapetnya pas Iduladha aja,” kata Binti.

Binti sangat bersyukur ketika ia dapat menerima daging kurban yang terbalut besek bertuliskan persembahan Bina Rohani MUFG yang berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa. Ia juga menyebutkan kadang anak-anaknya minta dibuatkan masakan khusus olahan daging.

“Alhamdulillah senang dapet daging kurban, diantar langsung ke sini juga. Makasih banyak semoga banyak rezekinya, ke depannya ada (kurban) lagi,” sambung Binti.

Baca juga: Food Court Nusa Daya, Nafas Baru untuk Kesejahteraan Ekonomi dan Ketahanan Sosial UMKM di Lampung

Woman in a black hijab and burgundy dress holds two woven baskets of meat, one labeled Kurban Series for a charity drive.

Setelah menerima daging kurban, ia ditemani putri keduanya, Elis, bergegas merapikan dan mengolah daging kurban.

“Senang dapet daging kak, makasih ya kak,” ujar Elis Putri Septiani, kepada tim Dompet Dhuafa.

Binti adalah satu dari banyaknya penerima manfaat Program Tebar Hewan Kurban (THK) 1447 H Dompet Dhuafa menerima amanah kebaikan dari Bina Rohani MUFG yang menyalurkan satu ekor domba yang didistribusikan di Lampung dan 1/7 ekor sapi yang didistribusikan Nusa Tenggara Timur.

Dompet Dhuafa turut mengapresiasi sinergi kebaikan dari Bina Rohani MUFG yang telah menghadirkan kebahagiaan dan merasakan suka cita Iduladha kepada masyarakat yang membutuhkan. (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: Anndini Dwi Putri
Penyunting: Dhika