Pelatihan Dai 2026 Batch 3 di Maluku, Cordofa Siapkan Pendakwah yang Solutif untuk Umat

Group of men posing for a training workshop photo in a bright indoor room, with a banner that reads 'PELATIHAN' behind them.

MALUKU — Sebagai upaya mencetak kader dai yang mampu berdakwah secara kontekstual, adaptif dan solutif, Dompet Dhuafa melalui Cordofa (Corps Dai Dompet Dhuafa), ID Humanity, mengadakan Pelatihan Dai 2026 Batch 3 untuk wilayah Maluku yang diikuti 28 pendakwah dari sekitar wilayah Maluku.

Pelatihan Dai 2026 berlangsung selama tiga hari, pada 7–9 Juli 2026. Pembukaan pelatihan dilaksanakan di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Ambon, Selasa (07/07/2026). Pelatihan dibuka langsung oleh Juperta Panji Utama selaku Deputi Direktur I Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah Dompet Dhuafa.

Juperta Panji Utama, Deputi Direktur I Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah Dompet Dhuafa, dalam sambutannya pada Pelatihan Dai 2026, yang berlangsung pada 7-9 Juli 2026 di Ambon, Maluku.
Juperta Panji Utama Deputi Direktur I Program Sosial Kemanusiaan dan Dakwah Dompet Dhuafa dalam sambutannya pada Pelatihan Dai 2026 yang berlangsung pada 7 9 Juli 2026 di Ambon Maluku

“Perencanaan acara ini, sekalipun sudah dirancang lima tahun bahkan puluhan tahun lalu, sejatinya baru terjadi pada hari ini. Itu merupakan takdir Allah. Maka, dalam momentum kali ini, setidaknya para dai memiliki ESPro, yaitu Edukatif, Solutif, dan Produktif. Semoga Pelatihan Dai kali ini mampu bermanfaat dan diimplementasikan kepada masyarakat,” ungkap Juperta dalam sambutannya.

Pelatihan ini terselenggara melalui kolaborasi antara ID Humanity Dompet Dhuafa dan Dompet Dhuafa Cabang Maluku. Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Maluku, Lajanuri, berharap para Dai yang mengikuti pelatihan dapat menjalankan dakwah hingga menjangkau wilayah-wilayah pelosok di Maluku.

Baca juga: Dakwah Inklusif Cordofa Rangkul Komunitas Punk Lewat Pengajian dan Kemanusiaan

“Kami berharap, selepas Pelatihan Dai Batch 3 ini para peserta siap ditugaskan ke wilayah pelosok, yang notabene membutuhkan pembinaan keislaman. Bahkan masih ada wilayah yang belum ada tokoh agamanya,” tutur La Januri.

Masih dalam acara yang sama, telah dilakukan juga penandatanganan MoU Kampung Zakat, kolaborasi antara ID Humanity Dompet Dhuafa dan Pengurus Kampung Zakat Kemenag Kota Ambon. Sinergi ini difokuskan pada penguatan program pemberdayaan masyarakat dan dakwah di wilayah Kampung Zakat Dusun Kranjang, Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon Baguala, melalui pengelolaan zakat yang produktif.

Penandatanganan MoU kolaborasi antara Dompet Dhuafa dan Kementerian Agama untuk program Kampung Zakat.
Penandatanganan MoU kolaborasi antara Dompet Dhuafa dan Kementerian Agama untuk program Kampung Zakat

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi antara Kementerian Agama dan Dompet Dhuafa untuk mendukung pengembangan program-program pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah Kampung Zakat yang menjadi binaan Kementerian Agama.

Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Ambon, Nur Patima, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui Kampung Zakat sehingga manfaat zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan umat,” ujarnya.

Dengan semangat dan pengetahuan yang diperoleh, para peserta siap melangkah menuju peran baru sebagai Dai Dompet Dhuafa yang mampu menginspirasi banyak orang. Langkah ini sebagai komitmen bersama dalam mengembangkan masyarakat yang mandiri dan berlandaskan nilai-nilai Islam. (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: Muhammad Afriza Adha, Anndini
Penyunting: Andhika S Prabowo