Menang atas Israel, Norwegia Donasikan Laba Tiket Piala Dunia 2026 untuk Palestina

Packed football stadium crowd in red, waving flags under bright stadium lights; banners read 'WELCOME ALL' and 'UEFA'.

JAKARTA — Di balik sorak sorai kemenangan yang menggema usai Norwegia mengalahkan Israel dengan skor telak 5-0 pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Oslo pada Sabtu (11/10/2025), Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) mengumumkan bahwa seluruh keuntungan pertandingan akan disalurkan untuk membantu krisis kemanusiaan di Gaza dan Tepi Barat melalui Médecins Sans Frontières (MSF) atau Doctors Without Borders.

Seluruh keuntungan dari pertandingan tersebut diputuskan untuk disalurkan bagi bantuan kemanusiaan di Gaza. Dilansir dari Anadolu Ajansı, keputusan tersebut diambil di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza, ketika sistem layanan kesehatan menghadapi tekanan luar biasa akibat rusaknya berbagai fasilitas medis, terbatasnya pasokan obat-obatan, serta terus bertambahnya korban yang membutuhkan penanganan.

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk penyediaan obat-obatan, perlengkapan bedah, operasional ambulans, pembangunan klinik darurat, hingga mendukung kebutuhan logistik dan bantuan darurat bagi warga sipil yang terdampak konflik.

Crowd of soccer fans in red, waving flags (including a Palestinian flag) behind the goal, with players in white in the foreground.

Presiden NFF, Lise Klaveness, menegaskan bahwa sepak bola tidak dapat menutup mata terhadap penderitaan warga sipil. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung layanan medis dan bantuan darurat bagi masyarakat Gaza.

“Pertandingan ini berlangsung di tengah situasi yang diwarnai penderitaan kemanusiaan yang tidak terbayangkan. Kami tidak bisa bersikap acuh terhadap hal tersebut,” kata Klaveness.

Baca juga: Di Tengah Gemerlap Piala Dunia 2026, Kiper Timnas Palestina Gugur Ditembak Israel

Menurut NFF, keuntungan penjualan tiket mencapai sekitar 522 ribu kroner Norwegia. Federasi kemudian menambahkan dana internal sebesar 1 juta kroner sehingga total bantuan awal mencapai 1,5 juta kroner.

Keputusan ini juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan di Norwegia. Sejumlah perusahaan dan investor Norwegia turut menyumbangkan sekitar 3 juta kroner, sehingga total dana yang berhasil dihimpun mencapai 4,5 juta kroner atau sekitar Rp8,26 miliar.

Soccer player in red jersey runs toward the sideline, celebrating with a crowd behind him as others sit or stand on the pitch.

Keputusan NFF mendapat sambutan positif dari banyak pihak, termasuk suporter yang hadir di stadion dan sejumlah kalangan internasional yang menilai sepak bola dapat menjadi medium untuk menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan.

Namun, langkah tersebut juga menuai kritik dari Federasi Sepak Bola Israel (IFA) yang mempertanyakan netralitas politik dalam penyelenggaraan pertandingan resmi FIFA. Menanggapi hal itu, NFF menegaskan bahwa aksi tersebut murni didasarkan pada pertimbangan kemanusiaan dan ditujukan untuk membantu warga sipil, tanpa berkaitan dengan kepentingan politik maupun hasil pertandingan.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada 15 Juli 2026, NFF kembali menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen sepak bola Norwegia terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

“Sepak bola punya kekuatan untuk menyatukan dan membantu sesama. Kami berharap dana ini bisa meringankan beban mereka yang sedang membutuhkan,” tulis pernyataan resmi federasi, Rabu 15 Juli 2026.

Baca juga: Dari Bonus Miliaran ke Ladang Kebaikan: Kisah di Balik Gemerlap Piala Dunia

Two red-uniform athletes hug and celebrate on a sports court, a flag with green Arabic text waving behind them.

Di sisi lain, Norwegia juga mencatat perjalanan membanggakan di Piala Dunia FIFA 2026. Tim yang diperkuat Erling Haaland berhasil kembali tampil di putaran final setelah penantian panjang hampir tiga dekade. Mereka bahkan melaju hingga babak perempat final setelah menyingkirkan Pantai Gading di babak 32 besar dan mengalahkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar, sebelum akhirnya dihentikan Inggris lewat perpanjangan waktu.

Meski gagal mencapai semifinal, perjalanan tersebut menjadi salah satu pencapaian terbaik Norwegia di panggung sepak bola dunia dalam beberapa dekade terakhir.

Packed stadium crowd cheer as fans wave flags, dominated by a large Norwegian flag; Palestinian flags visible among front rows, players on the pitch below.

Keberhasilan di atas lapangan pun berjalan seiring dengan sikap yang ditunjukkan federasi di luar lapangan. Melalui aksi penggalangan dana untuk Gaza, NFF menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya tentang persaingan dan prestasi, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk membangun solidaritas serta kepedulian terhadap krisis kemanusiaan.

Di balik pesta gol dan euforia sepak bola Piala Dunia 2026, kemenangan terbesar Norwegia mungkin bukan hanya tercipta di papan skor, melainkan pada keberpihakannya terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Sebab, ketika olahraga mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang kehilangan segalanya, sepak bola telah melampaui batas sebagai sebuah pertandingan. Suarakan solidaritas Palestina melalui digital.dompetdhuafa.org/donasi/daruratpalestina. (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: Anndini, Getty Images
Penyunting: Dhika