33 Relawan dari Indonesia Siap Berlayar Menuju Gaza

TUNISIA – Sejarah baru akan tertulis oleh bangsa Indonesia dalam perjuangan kemanusiaan untuk Palestina. Sebanyak 33 relawan asal Indonesia tengah bersiap berlayar menuju Gaza bersama Global Sumud Flotilla, sebuah gerakan kemanusiaan dunia yang diikuti oleh 44 negara. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan relawan Dompet Dhuafa yang selama ini konsisten berada di garda depan aksi-aksi solidaritas kemanusiaan.

Keberangkatan armada semula dijadwalkan pada 4 September 2025. Namun, karena kendala teknis dari rombongan Spanyol, pelayaran baru akan dimulai pada 7 September 2025. Penundaan ini tidak menyurutkan semangat para relawan yang telah mempersiapkan diri menghadapi perjalanan panjang dan penuh resiko demi menembus blokade Israel di Gaza.

Baca juga: Dompet Dhuafa Kawal Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla Untuk Palestina

Koordinator gerakan Indonesia Global Peace Convoy (IGPC), Hussein Gaza, pada Kamis (14/09/2025) waktu setempat, mengatakan bahwa dalam misi global ini, Indonesia berkomitmen penuh dengan mengirimkan 5 unit kapal yang sudah siap berangkat. Ini menjadikannya salah satu negara dengan kontribusi yang cukup besar. Kapal-kapal tersebut secara simbolis diberi nama para pahlawan nasional Indonesia.

Langkah ini selain sebagai penghormatan terhadap jasa para pahlawan, tetapi juga pesan kepada dunia bahwa perjuangan kemerdekaan Palestina adalah bagian dari perjuangan universal membela keadilan dan kemanusiaan. Sama halnya dengan para pahlawan Indonesia yang berjuang melawan penjajahan, kini semangat itu dibawa ke panggung global melalui misi kemanusiaan.

Baca juga: Dompet Dhuafa Kawal Puluhan Relawan Indonesia Berlayar Kirim Bantuan ke Gaza

“Kami memohon kepada masyarakat Indonesia untuk ikut mengangkat isu ini agar luas tersebar. Ini menjadi harapan besar yang melibatkan banyak negara, banyak bangsa, banyak orang, untuk mengawal gerakan ini sehingga tujuan kita bisa tercapai, dan saudara kita di Palestina dapat benar-benar merdeka,” serunya.

Dompet Dhuafa, sebagai lembaga kemanusiaan yang aktif dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina telah melakukan berbagai aksi atas respon emanuisaan di Palestina, mulai dari penyaluran bantuan medis, pangan, logistik, hingga kampanye advokasi internasional.

Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menegaskan komitmen lembaganya dalam misi kemanusiaan ini. Menurutnya, Dompet Dhuafa akan terus mendukung dan mengawal gerakan ini untuk memastikan bantuan masuk ke Gaza, sehingga dapat membuka blokade oleh zionis Israel. Ia juga mengingatkan bahwa dukungan masyarakat Indonesia bukan hanya soal materi.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut serta mendukung dengan menyebarluaskan informasi tentang aksi ini, serta turut berdonasi agar perjuangan kemanusiaan di Palestina dapat terus berjalan,” ajaknya.

Adanya kemungkinan resiko tinggi yang mungkin dihadapi oleh para relawan yang berada di atas kapal, Dompet Dhuafa dan Indonesia Global Peace Convoy (IGPC) menyerukan kepada pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri RI serta kedutaan besar Indonesia di negara-negara terkait, untuk memberikan perlindungan maksimal.

Aksi antarbangsa bersama Global Sumud Flotilla ini membawa misi advokasi internasional untuk menembus blokade Gaza yang telah berlangsung belasan tahun. Dengan terlibatnya 44 negara dan 72 armada kapal, Gerakan ini diharapkan akan menjadi simbol persatuan dunia melawan ketidakadilan dan genosida yang dialami rakyat Palestina.

Tujuan utamanya adalah membuka jalur bantuan kemanusiaan ke Gaza secara luas. Harapannya, setelah keberhasilan aksi ini, bantuan kemanusiaan dari berbagai belahan dunia bisa masuk tanpa hambatan, dan yang lebih besar lagi, dunia akan semakin terbuka hatinya untuk bersama membela kemanusiaan di Palestina. (Dompet Dhuafa)

Teks dan Foto : Riza Muthohar, Dedi Fadil
Penyunting : Dhika