BerOJOL: Berkah untuk Ojek Online, Dompet Dhuafa Buka Layanan Servis Motor Gratis

TANGERANG, BANTEN — Para pengemudi ojek online (Ojol) menjadi wajah paling kasatmata dari ekonomi digital perkotaan. Mengapa? Sebab, ada jutaan orang yang menggantungkan hidupnya pada layanan transportasi dan pengantaran berbasis aplikasi di kota-kota besar. 

Setiap hari, para pengemudi ojol memenuhi jalan-jalan, mengantar penumpang, makanan, hingga barang. Mereka juga menjembatani kebutuhan rumah tangga masyarakat dengan pusat-pusat ekonomi. Namun di balik mobilitas yang tampak sangat dinamis itu, kehidupan mayoritas pengemudi ojol justru bergerak di tempat. Pendapatan rendah, jam kerja nonstop, hingga beban biaya harian membuat profesi ini kian jauh dari kata sejahtera.

Untuk meringankan kesusahan para pengemudi ojol, di bulan yang penuh berkah ini Dompet Dhuafa melalui Institut Kemandirian (IK) menghadirkan Program BerOJOL (Bantu Usaha dan Rawat Kendaraan Ojek Online). Program ini menyasar 1447 kendaraan Ojol yang tersebar di Jabodetabek. BerOJOL memberikan fasilitas layanan servis atau perawatan kendaraan secara gratis.

Lebih dari itu, program ini turut melibatkan 20 mitra bengkel kecil dengan tujuan mendorong ekonomi UMKM agar meningkat. Adapun lokasi layanan BerOJOL tersebar di Promatic Bekasi, Promatic Tangerang, Promatic Jakarta Timur, hingga 20 mitra bengkel di Depok dan Bogor.

“Acara yang berlokasi di Lotte Grosir, Ciputat, Tangerang pada Ahad (01/03/2026) yang juga dihadiri oleh Aldi Taher, diharapkan dapat menyedot animo para ojek online untuk segera merawat motornya, di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan ini. Acara ini juga didukung Paragoncorp, diharapkan pada awal ini dapat terlayani 200 motor ojek online,” tutur Wakil Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Herdiansah.

Baca juga: Tarhib Ramadan 1447 H di Zona Madina, Dompet Dhuafa Paparkan Program Unggulan Mudik Kalcer hingga Ber-OJOL

“Terima kasih semua kolaborator dari beragam pihak, mulai dari corporate hingga donatur atas terselenggaranya acara ini. Kami menargetkan dalam setahun terdapat 10 ribu motor ojek online dan di Ramadan tahun ini kita targetkan 1447 motor ojek online,” ujar Sulis Tiqomah selaku Ketua Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa.

“Di acara ini juga tersedia layanan cek kesehatan gratis dari Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa. Setiap pengendara ojek online juga kita dukung kesehatan, sehingga dapat beraktivitas dengan kondisi bugar, serta sekaligus tebar Zakat Fitrah. UMKM Zona Madina juga mengenalkan ragam program produk pemberdayaan,” tambah Sulis Tiqomah.

“Saya sudah jalani ojek online sejak 2017. Alhamdulillah, terima kasih para donatur Dompet Dhuafa yang sudah melayani dan merawat motor saya. Sehingga untuk lanjut mencari nafkah serta mengurangi beban pengeluaran untuk servis motor kami, pulang juga mendapatkan beras,” ujar Afi, wanita pengendara ojek online.

Adapun syarat atau kriteria penerima manfaat program ini antara lain pengemudi harus tercatat resmi sebagai mitra pengemudi ojek online serta pendapatan bersih kurang dari Rp3 juta/bulan (<Rp3.000.000).

Baca juga: Dukungan Langkah Untuk Para Ojol Perempuan Tulang Punggung Keluarga

Melalui Program BerOJOL, Dompet Dhuafa juga ingin menunjukkan bahwa sektor pelatihan dan giat edukasi dalam Institut Kemandirian telah banyak melahirkan para pekerja bengkel yang handal serta mandiri, sehingga ekonomi mereka meningkat.

Pengelolaan Institut Kemandirian sendiri berasal dari dana zakat yang dihimpun Dompet Dhuafa dari masyarakat. Alhamdulillah, Institut Kemandirian sebagai pusat pelatihan vokasi dan kewirausahaan yang fokus memberdayakan kaum duafa, pemuda putus sekolah, dan penyandang disabilitas, telah memberikan banyak manfaat bagi para kaum duafa. Melalui pelatihan hardskill dan softskill, teknik otomotif, digital live selling, hingga barista, mereka akhirnya mampu berdaya, mandiri, siap kerja dan berwirausaha. (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: Bani K
Penyunting: Ronna