JAKARTA — Komitmen dalam menghadirkan kebaikan yang inklusif terus berlangsung melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Bersama PT Modena, Dompet Dhuafa menyasar sebanyak 30 ibu tuna netra di wilayah Jakarta Timur untuk menerima paket sembako dalam kegiatan penyaluran yang berlangsung di Raudatul Athfal Umar bin Khattab, Jakarta Timur, pada Kamis (09/04/2026).
Program ini menjadi bagian dari kolaborasi kebaikan yang terbangun selama bulan Ramadan 1447 Hijriah, di mana semangat berbagi dan kepedulian sosial menjadi semakin kuat. Bantuan yang disalurkan tidak hanya menjadi bentuk perhatian dan dukungan moral bagi para penerima manfaat agar tetap semangat menjalani kehidupan.
Dalam pelaksanaannya, para penerima manfaat didampingi oleh Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI). Peran PERTUNI sangat penting dalam menjembatani komunikasi serta memastikan bantuan tersampaikan secara tepat sasaran kepada para ibu tuna netra yang membutuhkan. Kehadiran mereka juga menjadi bentuk dukungan komunitas bagi para penyandang disabilitas untuk terus berdaya dan mandiri.


Para ibu tuna netra yang menerima manfaat merupakan sosok-sosok perempuan tangguh yang tetap aktif dan produktif di tengah keterbatasan penglihatan. Berbagai profesi mereka jalani, mulai dari terapis pijat, pelaku usaha kuliner rumahan, hingga pengrajin produk kreatif. Dengan keterbatasan yang dimiliki, mereka justru mampu menunjukkan daya juang luar biasa dalam memenuhi kebutuhan hidup sekaligus berkontribusi bagi lingkungan sekitar.
Baca juga: Di Ruang Pelatihan Institut Kemandirian, Para Disabilitas Belajar Berdiri di Atas Kaki Sendiri
Ketua PERTUNI Jakarta Timur, Mulyawan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Ia mengapresiasi kolaborasi antara Modena dan Dompet Dhuafa yang dinilai mampu menghadirkan manfaat nyata bagi para anggota, khususnya ibu-ibu tuna netra yang selama ini terus berupaya mandiri.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi ibu-ibu tuna netra yang terus berjuang menjalani kehidupan dengan penuh semangat,” ungkapnya.


Sementara itu, Miftahul Faqih selaku Partnership Dompet Dhuafa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari kepercayaan donatur kepada Dompet Dhuafa sebagai mitra penyalur kebaikan. Ia juga mengaku terinspirasi oleh semangat para penerima manfaat yang tetap optimis dalam menjalani kehidupan.
“Kegiatan ini, justru kami yang harus berterima kasih. Kami banyak belajar dari ibu-ibu sekalian tentang ketangguhan, keikhlasan, dan rasa syukur. Mereka tidak mudah menyerah, tidak banyak mengeluh, dan tetap memiliki semangat untuk membantu sesama meskipun dalam keterbatasan,” ujar Faqih.
Di sisi lain, Feybien Ramayanti selaku PR and Media Lead Modena menjelaskan bahwa bantuan ini berasal dari donasi para pelanggan Modena selama program Ramadan berlangsung. Melalui inisiatif tersebut, pelanggan diajak untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial dengan menyisihkan sebagian rezekinya.
“Program ini kami hadirkan selama Ramadan 1447 H sebagai wadah bagi para konsumen untuk berbagi kepada yang membutuhkan melalui Dompet Dhuafa. Kami sangat senang karena hari ini dapat bertemu langsung dengan para penerima manfaat,” jelas Feybien.
Baca juga: Paket Sembako Sekolah Quran Asy Syahid Cukupi Persediaan Makanan Mahdaleni dan Penyintas di Bireuen


Ia juga menambahkan bahwa momen bertemu langsung dengan penerima manfaat memberikan pengalaman yang mendalam bagi pihak Modena. Tidak hanya melihat dampak dari donasi yang terkumpul, tetapi juga merasakan kedekatan emosional dengan para ibu yang menjadi penerima manfaat.
“Sebagian besar pengguna produk Modena adalah ibu rumah tangga. Karena itu, kami merasa memiliki kedekatan tersendiri ketika dapat berbagi dengan ibu-ibu, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” tambahnya.
Kisah inspiratif juga datang dari salah satu penerima manfaat, Puji Lestari (50), warga Jatiwaringin. Dalam kesehariannya, Puji tetap aktif berkarya meskipun mengalami keterbatasan penglihatan. Ia tinggal bersama kakak perempuannya dan menjalani berbagai aktivitas produktif.
Baca juga: Dompet Dhuafa dan Jasa Sarana Luncurkan Program Srikandi Tani dan Salurkan 60 Paket Sembako
Puji diketahui rutin menulis naskah cerita anak yang kemudian ia bawakan dalam kegiatan mendongeng di sekolah taman kanak-kanak. Ia juga kerap menuliskan naskah cerita untuk anak-anak di hari Minggu. Selain itu, ia juga menerima pesanan masakan dari warga sekitar serta memproduksi aneka camilan sebagai tambahan penghasilan.
Dengan semangat yang tak pernah menyerah, Puji terus berusaha memberikan manfaat bagi orang lain melalui karya dan usahanya. Ia pun menyampaikan harapan atas bantuan yang diterimanya.
“Semoga apa yang diberikan ini bisa bermanfaat, tidak hanya untuk kami sebagai penerima, tetapi juga bagi semua pihak yang terlibat dalam kebaikan ini,” ucap Puji dengan penuh syukur.
Ke depan, Dompet Dhuafa bersama para mitra, termasuk Modena, berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat serta semakin luas pula jangkauan kebaikan yang dapat dihadirkan. (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: Riza Muthohar, Dimas Muttakhin
Penyunting: Dhika

