Doa Menyembelih Hewan Kurban Untuk Diri Sendiri dan Orang Lain

Menyembelih hewan kurban bukan sekadar aktivitas simbolis, lebih dari itu, ada makna spiritual mendalam di baliknya. Satu hal penting yang tak boleh dilewatkan saat hendak berkurban adalah doa menyembelih hewan kurban. Doa ini bukan cuma formalitas, melainkan wujud ketundukan dan rasa syukur kita kepada Allah atas nikmat rezseki dan kemampuan berkurban. Juga, sebagai niat menjalankan ibadah kurban.

Sahabat, penting untuk kita tahu bagaimana doa menyembelih hewan kurban yang sesuai dengan sunah. Nah, artikel ini akan ngasih kamu bacaan doa tersebut lengkap dengan artinya dan sedikit penjelasan tentang tata cara berkurban. Yuk, scroll terus ke bawah!

Asal Usul Perintah Kurban

Kurban memiliki akar yang panjang dalam sejarah Islam. Praktik kurban bermula dari peristiwa yang terjadi pada masa Nabi Ibrahim as. Menurut kisah yang diceritakan Al-Qur’an, Allah Swt menguji cinta Nabi Ibrahim as dengan memerintahkannya menyembelih sang putra, Nabi Ismail as. Ibrahim pun melewati ujian tersebut dan bersedia menyembelih Ismail.

Akan tetapi, saat Ibrahim bersiap melaksanakan perintah-Nya, Allah justru mengganti Ismail dengan seekor domba. Kejadian ini menandai kesetiaan Nabi Ibrahim as yang luar biasa kepada Allah Swt. Sejak saat itu, umat Islam yang mampu pun diwajibkan melaksanakan kurban sebagai ibadah dan wujud ketaatan pada Allah, sekaligus mengenang pengorbanan yang Nabi Ibrahim as.

Doa menyembelih hewan kurban. Gambar menunjukkan momen pengukuran bobot sapi menggunakan perhitungan khusus yang terpatok dengan lingkar dada dan panjang badan sapi.
Tim Dompet Dhuafa melakukan pengukuran bobot sapi menggunakan perhitungan khusus yang terpatok dengan lingkar dada dan panjang badan sapi

Baca juga: Perhatikan Minimal Umur Hewan Kurban, Pastikan Kurbanmu Sah

Tata Cara dan Doa Menyembelih Hewan Kurban

Melakukan kurban bukan hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi juga melibatkan jiwa dengan berdoa dan mengikuti tata cara yang telah ditentukan oleh syariat. Berikut tata cara dan doa menyembelih hewan kurban untuk diri sendiri dan orang lain:

1. Persiapan Sebelum Pelaksanaan Kurban

Sebelum menyembelih hewan kurban, pastikan bahwa hewan tersebut telah memenuhi syarat-syarat kurban yang ditetapkan, seperti usia, kesehatan, dan kebersihan. Pilihlah hewan yang berkualitas baik dan sesuai dengan kemampuan finansial. Selanjutnya mempersiapkan segala peralatan penyembelihan, terutama pisau yang akan digunakan untuk menyembelih harus sudah diasah sampai tajam.

2. Niat Kurban Karena Allah

Sebelum menyembelih hewan kurban, niatkan dalam hati untuk melaksanakan kurban karena Allah Swt semata. Niat ini sangat penting untuk menjadikan ibadah ini murni karena Allah dan mengharapkan rida-Nya.

نويت أن أاضحي للهِ تَعَالى

Nawaitu an udhahhi lillaahi ta’ala

Ucapan niat berkurban bisa dilafalkan dalam bahasa Indonesia, yakni: “Saya niat berkurban karena Allah ta’ala.”

3. Membaca Selawat

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.

Artinya: “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad Saw dan keluarganya.”

4. Ucapkan Takbir 3 Kali dan Tahmid 1 Kali

Sebelum menyembelih hewan kurban, bacalah takbir dan tahmid:

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd.

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”

Bacaan ini dilafalkan sebagai tanda dimulainya pelaksanaan kurban.

5. Baca Doa Menyembelih Hewan Kurban

Setelah takbir, bacalah doa yang dianjurkan saat menyembelih hewan kurban. Ada tiga macam doa, yaitu doa menyembelih hewan kurban untuk diri sendiri, untuk orang lain, dan untuk tujuh orang. Berikut doa dan artinya:

  • Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Diri Sendiri

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm.

Artinya: “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

  • Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Orang Lain

(….) بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَ إِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ 

Bismillah wallahu akbar. Allahumma minka wa ilaika, fataqabbal min … (ucapkan nama pemilik hewan kurban).

Artinya: “Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, terimalah kurban (ucapkan nama pemilik hewan kurban).

  • Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Tujuh Orang

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِن… يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal min (ucapkan nama ketujuh pemilik hewan kurban) yâ karîm.

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini kami bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub kami.”

6. Mulai Penyembelihan

Setelah membaca doa, lakukan penyembelihan hewan kurban dengan cara yang benar sesuai dengan prinsip syariat Islam. Hindari menyakiti hewan dan pastikan pemotongan dilakukan dengan tajam dan cepat agar hewan tidak merasakan kesakitan yang berlebihan.

7. Potong Bagian-Bagian Hewan Kurban dengan Rapi

Setelah penyembelihan, hewan kurban harus dipotong dengan rapi dan diolah menjadi bagian yang dapat dikonsumsi. Bagian-bagian tersebut dapat disalurkan kepada yang berhak menerima, seperti fakir miskin atau keluarga yang membutuhkan.

Baca juga: Cara Merobohkan Sapi Kurban yang Benar Sesuai Syariat

Warga Sumatra Utara menerima daging kurban dari Dompet Dhuafa berbungkus daun pisang.
Warga Sumatra Utara menerima daging kurban dari Dompet Dhuafa berbungkus daun pisang sehingga tidak ada sampah plastik yang tertinggal

Kurban Bersama Dompet Dhuafa

Ingin kurbanmu disembelih sesuai syariat, kualitasnya dipastikan terbaik, dan dagingnya benar-benar membantu orang-orang yang membutuhkan? Berkurban bersama Dompet Dhuafa bisa jadi jawabannya. Kenapa? Karena kamu akan mendapatkan empat kepastian yang bisa menenangkan batin dan pikiran.

Pertama, hewan kurbanmu pasti jantan. Mengapa harus jantan? Karena Dompet Dhuafa memperhatikan keberlanjutan hewan ternak. Bila terlalu banyak hewan betina yang dijadikan hewan kurban, maka kemungkinan besar populasi hewan betina tidak seimbang, sehingga sulit untuk berkembang biak kembali.

Kedua, hewan kurbanmu pasti lolos quality control. Dompet Dhuafa selalu memastikan kondisi fisik dan kesehatan hewan kurban baik dan berkualitas. Proses quality control telah melalui banyak tahapan, mulai dari menimbang beratnya, memastikan hewan kurban sehat, hingga memastikan hewan kurban tidak cacat sesuai dengan syariat.

Ketiga, hewan kurbanmu pasti didistribusikan hingga pelosok negeri. Dompet Dhuafa berkomitmen mendistribusikan daging kurban ke wilayah-wilayah terpencil dan pelosok. Mengapa? Sebab, di tempat-tempat itu masih banyak warga yang belum bisa berkurban, sehingga tak bisa mengonsumsi daging. Menurut riset IDEAS, sebagian besar hewan kurban masih terpusat di kota-kota besar yang mana daging kurban berakhir menumpuk.

Keempat, laporan tentang hewan kurbanmu pasti cepat dan akurat. Proses berkurban di Dompet Dhuafa transparan dan amanah. Sebisa mungkin, kami melaporkan kondisi hewan kurban secara real time, mulai dari pemilihan, penyembelihan, hingga penyaluran daging kurban melalui sistem terintegrasi yang dapat diakses dengan mudah oleh kamu, para donatur.

Selain keempat nilai plus di atas, dengan kurban bersama Dompet Dhuafa, Sahabat juga sudah turut memberdayakan para peternak lokal. Pasalnya, Dompet Dhuafa mengambil hewan-hewan ternak dari peternak lokal dengan tujuan membantu keberlanjutan usaha ternak mereka, sehingga ekonomi para peternak merata dan berjalan baik. Yuk, kurban sekarang! (RQA)