KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR — Semangat berbagi kebahagiaan Iduladha 1447 Hijriah menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan melalui kolaborasi perdana antara Masjid Jenderal Sudirman (MJS) Jakarta dan Dompet Dhuafa. Pada momentum Iduladha tahun 2026 ini, sejumlah tiga ekor sapi kurban disalurkan kepada masyarakat Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Alhamdulillah, 270 jiwa merasakan manfaat Program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa.
Pemilihan Desa Merdeka bukan tanpa alasan, wilayah ini dihuni oleh banyak keluarga eks Timor Timur yang mengungsi pascareferendum. Sebagian dari mereka kemudian memeluk Islam dan menjadi komunitas mualaf yang terus bertumbuh hingga saat ini. Meski terdiri dari berbagai latar belakang agama, masyarakat di Kelurahan Merdeka ini dikenal menjaga keharmonisan dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Salah seorang tokoh agama setempat, yaitu Ustaz Kasim Dosantos, menjelaskan bahwa sebagian besar warga Muslim di wilayahnya merupakan mualaf dari keluarga eks Timor Timur. Mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani yang mengolah sawah dan lahan kebun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, toleransi menjadi nilai yang sangat dijaga oleh masyarakat di Kelurahan Merdeka.
“Saudara kami nonmuslim di sini juga mendukung kami dalam membangun Musala, kegiatan mengaji, dan TPQ. Sebaliknya, kami juga mendukung mereka dalam kegiatan keagamaan mereka. Kami hidup sangat bertoleransi,” katanya.




Baca juga: Tembus Pelosok Situbondo, Bahagianya Warga Dusun Merak Sambut Tebar Hewan Kurban
Kehadiran hewan kurban dari para pekurban Masjid Jendral Sudirman dan Dompet Dhuafa disambut penuh syukur oleh warga. Bagi mereka, kurban tersebut bukan hanya menghadirkan daging, tetapi juga kebahagiaan dan perhatian bagi masyarakat yang berada jauh dari pusat-pusat perkotaan.
“Alhamdulillah kami bersyukur atas pemberian bantuan dari para muslimin. Ini sangat membantu kami dalam merayakan Iduladha. Semoga para donatur tidak henti-hentinya berbagi kepada kami dan semoga menjadi amal ibadah yang diterima Allah Swt,” ungkapnya.
Rasa syukur yang sama juga disampaikan oleh Nafilah (39), salah seorang penerima manfaat yang telah menetap di Desa Merdeka selama 18 tahun bersama keluarganya. Ia berasal dari Timor Leste dan termasuk bagian dari keluarga yang kini menetap di Kabupaten Kupang.



Bersama suami dan enam anaknya, Nafilah menjalani kehidupan sederhana sebagai keluarga petani. Sehari-hari ia membantu suaminya bekerja di sawah dan mengurus kebutuhan rumah tangga.
“Kami mualaf sejak tahun 2020. Keputusan itu datang dari keinginan kami sendiri. Menurut kami Islam itu indah. Setelah masuk Islam rasanya nyaman,” tuturnya.
Bagi Nafilah, daging kurban merupakan sajian istimewa yang tidak selalu dapat dinikmati keluarganya, dalam keseharian keluarga Ibu Nafilah lebih sering mengonsumsi sayur bening dan bayam.
“Kalau daging sapi biasanya hanya saat Iduladha. Jadi kami sangat bersyukur karena ada tambahan lauk untuk keluarga, terima kasih banyak karena telah peduli kepada kami,” katanya.


Sementara itu, perwakilan Partnership Dompet Dhuafa, M Kamil Zidan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Masjid Jenderal Sudirman yang telah percaya pada Dompet Dhuafa untuk menjalankan amanah kurban para jemaah dalam Program Tebar Hewan Kurban. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan kerja sama perdana antara Dompet Dhuafa dan Masjid Jenderal Sudirman, dan ini menjadi langkah penting dalam memperluas manfaat kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam pelaksanaannya, Dompet Dhuafa melakukan pemotongan dan pendistribusian hewan kurban di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur, Lampung, Aceh, dan Nusa Tenggara Timur. Bersama Masjid Jenderal Sudirman, fokus penyaluran diarahkan terutama ke wilayah Aceh yang terdampak bencana pada awal tahun 2026, serta daerah-daerah pelosok yang membutuhkan perhatian lebih.
Di Nusa Tenggara Timur, penyaluran difokuskan pada masyarakat di wilayah yang banyak dihuni oleh eks warga Timor Timur. Kamil juga menyampaikan bahwa tim Dompet Dhuafa menyaksikan secara langsung antusiasme dan kebahagiaan masyarakat dalam menerima hewan kurban dari para jemaah Masjid Jenderal Sudirman.
Baca juga: Kehadiran Tebar Hewan Kurban jadi Hari Istimewa di Desa Jepang

Di akhir penyampaiannya, Kamil berharap kerja sama antara Dompet Dhuafa dan Masjid Jenderal Sudirman dapat terus berlanjut dan berkembang pada program-program kebaikan berikutnya
“Atas nama Dompet Dhuafa, Kamil mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaah Masjid Jenderal Sudirman atas kepercayaan yang diberikan. Ia berharap manfaat kurban dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang berada di daerah terdampak bencana dan wilayah pelosok. Selain itu, ia mendoakan agar seluruh amal kurban para jemaah diterima oleh Allah Swt, dicatat sebagai amal ibadah yang bernilai pahala, serta menjadi keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.
Semoga setiap hewan kurban yang disalurkan menjadi amal saleh yang terus mengalir pahalanya serta menjadi wasilah keberkahan bagi para donatur dan keluarganya.
Di tengah keterbatasan yang ada, sapi kurban dari Masjid Jenderal Sudirman dan Dompet Dhuafa bukan sekadar bantuan pangan. Kurban tersebut menjadi simbol persaudaraan, kepedulian, dan hadirnya perhatian umat Islam bagi saudara-saudara mereka di pelosok negeri yang terus menjaga semangat toleransi dan harapan akan masa depan yang lebih baik. (Dompet Dhuafa)
Teks: Elfi
Foto: Aryo, Elfi
Penyunting: Dhika

