JAKARTA — Riuh tawa dan keceriaan 2.000 adik yatim, dhuafa, dan penghafal Al-Qur’an memenuhi ruangan Ecovention Ancol, Jakarta, pada Ahad (8/3/2026). Di antara 350 relawan yang hadir dalam kegiatan Remember 2026 sebagai pendamping adik-adik, tampak Rifda Aulia, seorang mahasiswi dari Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, yang dengan penuh perhatian mendampingi puluhan anak sepanjang kegiatan.
Bagi Rifda, keterlibatannya dalam kegiatan Remember merupakan pengalaman pertama sebagai relawan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV). Ia mengetahui kegiatan tersebut dari seorang temannya yang lebih dulu mengenal program Remember. Ia pun tak berpikir panjang untuk kemudian langsung mendaftar sebagai relawan.
Sebelumnya, Rifda memang sudah cukup akrab dengan dunia kerelawanan. Ia beberapa kali terlibat dalam kegiatan sosial bersama berbagai komunitas, terutama dalam aktivitas filantropi Islam. Namun, menjadi relawan dalam kegiatan berskala besar seperti Remember memberikan pengalaman yang baru baginya.
“Menurut saya Remember ini kegiatan yang super duper sangat seru. Ini pertama kali saya ikut kegiatan kerelawanan dengan peserta yang sangat besar dan keseruan yang sangat luar biasa,” ujar Rifda.
Baca juga: Remember 2026: Hadirkan Kebahagiaan untuk 3.000 Anak Yatim dan Dhuafa di Ancol


Untuk sampai ke lokasi kegiatan, dari rumahnya di Depok, Jawa Barat, Rifda berangkat menggunakan transportasi umum Transjakarta sejak pagi hari. Perjalanan tersebut terasa ringan karena ia sudah membayangkan akan bertemu dengan banyak anak-anak yang penuh semangat.
Selama kegiatan berlangsung, Rifda mendapat tugas mendampingi sekitar 30 anak peserta. Bersama mereka, ia mengikuti berbagai rangkaian acara, mulai dari berbagi cerita, menikmati hiburan di panggung, hingga berbuka puasa bersama.
Di tengah kesibukan mendampingi anak-anak, ada satu momen yang paling membekas di ingatannya. Yaitu saat membersamai adik-adik yang didampinginya menari mengikuti alunan musik yang dibawakan oleh NSB Band.
“Yang paling berkesan adalah saat kami bergembira bersama dengan menari bersama adik-adik. Itu seru banget. Mereka sangat ceria,” kenangnya sambil tersenyum.
Menurut Rifda, kebahagiaan yang terpancar dari wajah anak-anak menjadi energi tersendiri bagi para relawan. Interaksi sederhana seperti bercanda, berbincang, dan berfoto bersama ternyata mampu menciptakan kedekatan yang hangat.
Baca juga: Optimis Sambut Ramadan 1447 H, Dompet Dhuafa Gaungkan ‘Berzakat Itu Kalcer’


Bagi Rifda, Remember menjadi kegiatan yang menghibur bagi adik-adik maupun kakak-kakak relawan. Selain itu juga menjadi ruang pertemuan yang mempertemukan banyak hati dalam semangat berbagi. Di sana, para relawan dan anak-anak bisa saling mengenal, bertukar cerita, serta memberikan semangat satu sama lain.
“Semoga Remember tahun depan semakin keren, semakin banyak adik-adik yang terlibat, manfaatnya semakin luas, dan keceriaan serta kebahagiaan semakin dirasakan oleh banyak orang,” harapnya.
Rifda percaya bahwa kegiatan seperti Remember memiliki peran penting dalam menumbuhkan semangat anak-anak untuk terus bermimpi. Melalui pertemuan dengan para kakak relawan, mereka dapat merasakan dukungan dan motivasi untuk mengejar cita-cita mereka.
“Menurut saya, Remember ini bisa menjadi ajang yang membahagiakan. Adik-adik bisa bertemu dengan kakak-kakak relawan, saling berbagi cerita dan pengalaman. Semoga semangat mereka tetap terjaga dan membara, sehingga suatu saat mereka bisa mewujudkan cita-cita mereka,” tutup Rifda. (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: Riza Muthohar
Penyunting: Dhika

