Fenomena Kemurahan Hati Muslim Australia: Sekali Sedekah Rp23 Juta

QUEENSLAND, AUSTRALIA — “Dan Allah akan memberinya rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka…” Begitulah cara Allah Swt bekerja. Sering kali Dia membuat manusia takjub dan keheranan. Bagi orang-orang yang berpikir, hal ini tentu menjadi vitamin untuk imannya agar bertambah kuat dan tebal. Sebab, sudah pasti cara kerja Allah Swt ini di luar nalar manusia.

Di masjid komunitas muslim Indonesian Muslim Centre of Queensland (IMCQ) yang berlokasi di Loganlea, Queensland, salat Tarawih usai kurang lebih pada pukul 22:00 waktu setempat. Setelah Tarawih, kami pun membantu beres-beres semampunya, seperti mengumpulkan botol-botol sisa minuman hari ini, Sabtu (15/03/2025). Lalu, kami bersiap-siap untuk kembali pulang ke Saint Lucia. Tiba-tiba, Bang Rafi, sapaan akrab salah satu Pengurus IMCQ di Brisbane menyapa kami.

Masjid IMCQ di Queensland, Australia.
Masjid IMCQ di Queensland Australia
Dai Ambassador Dompet Dhuafa 2025, Ustaz Abdul Wahid Azhari Ritonga, bersama para jemaah di Masjid IMCQ.
Dai Ambassador Dompet Dhuafa 2025 Ustaz Abdul Wahid Azhari Ritonga bersama para jemaah di Masjid IMCQ

“Eh, mau ke mana? Langsung pulang? Cepat kali … duduk-duduk dulu lah kita,” ajaknya.

“Iya Bang, kami balik dulu, mau mengantar dai-dai ini balik ke Saint Lucia. Khawatir kemalaman nanti,” jawab Deni, Ketua Indonesian Islamic Society of Brisbane (IISB) yang juga menjadi guide kami, Dai Ambassador penugasan Australia.

“Ooh … gitu. Okelah, hati-hati di jalan. Jumpa lagi kita ya!” kata Bang Rafi.

“Insyaallah Bang,” balas Deni.

Baca juga: Dubes RI di Thailand Minta Dai Ambassador Dompet Dhuafa Sebarkan Islam Rahmatan lil ‘Alamin di Bangkok

Ketika kami hampir beranjak pulang, tiba-tiba Bang Rafi memanggil kami lagi.

“Eh, bentar dulu. Ini kujumpa duit banyak kali, kayaknya ada orang sedekah ini, tapi banyak kali kutengok. Kita cek dulu, kok agak lain ini,” tutur Bang Rafi, kaget.

Kami pun tertegun mendengar perkataan Bang Rafi seraya kembali masuk ke masjid tempat kami salat tadi. Ia pun mengeluarkan tumpukan uang baru yang berwarna-warni. Kami duduk kembali, lalu bertanya mengenai uang itu.

Flyer yang ditempel di dinding masjid sebagai pengingat untuk bersedekah.
Flyer yang ditempel di dinding masjid sebagai pengingat untuk bersedekah

“Apa itu Bang?” ujarku.

“Duit lah,” jawab Bang Rafi.

“Tapi, kok banyak kali? Di mana Abang dapat itu?” balasku.

“Itu, di situ, di dalam kotak amal itu,” katanya.

“Oh … orang sedekah lah itu,” kataku lagi.

“Iya, kayaknya. Ini ada tulisannya sedekah,” tutur Bang Rafi sambil menunjukkan gulungan amplop yang bertuliskan sedekah dalam bahasa Arab. 

“Ayok kita hitung yok. Ini macam-macam duitnya,” lanjut Bang Rafi.

Baca juga: Bersama IMNA, Dai Ambassador Perkuat Ukhuwah Warga Muslim Australia Lewat Olahraga

Kami pun duduk bersama dan merapikan beberapa tumpukan macam uang asing tersebut. Antara lain ada 915 Dolar Australia, 1756 Ringgit Malaysia, 1700 Dolar Hongkong, 830 Yuan China, 30 Colon Costa Rika, dan 37000 Yen Jepang.

Setelah ditotal dan dijumlahkan ke dalam mata uang Dolar Australia, didapati jumlahnya senilai 2.210.1783 Dolar Australia yang apabila dirupiahkan maka jumlahnya menjadi kurang lebih Rp22.931.642.

Kondisi Masjid IMCQ malam itu, Sabtu (15/03/2025).
Suasana Masjid IMCQ di Queensland Australia malam itu Sabtu 15032025

Masyaallah … kami pun terheran-heran, begitu juga Bang Rafi yang belum pernah mengalami kejadian seperti ini. Menurut Bang Rafi, belum pernah ada orang yang sedekah uang sebanyak ini.

“Nggak salah juga tadi aku bilang ya, ‘jangan kelen pulang dulu sebelum nge-tap ke mesin ini’,” canda Bang Rafi pada kami. Malam itu pun ditutup oleh renyahnya tawa kami bersama. (Dompet Dhuafa)

Teks dan foto: Dai Ambassador penugasan Australia, Ustaz Abdul Wahid A Ritonga
Penyunting: Ronna