Keutamaan Jumat, Waktu Mustajab untuk Berdoa, Sedekah, dan Ibadah

Kenapa ya Allah Swt mengistimewakan hari Jumat? Dalam Islam, Jumat bukan hanya penanda akhir pekan sudah dekat, tetapi hari ini adalah hari yang Allah pilih agar umat-Nya berkumpul untuk menunaikan ibadah salat Jumat. Di hari Jumat pula, banyak peristiwa besar terjadi. Mulai dari penciptaan Nabi Adam as hingga hari yang ditetapkan untuk kiamat atau akhir dunia. Pada hari Jumat juga ada waktu-waktu mustajab untuk berdoa dan menunaikan amal saleh seperti sedekah. Selain itu, apalagi ya keutamaan Jumat dalam Islam? Scroll ke bawah untuk tahu lebih banyak!

Keutamaan Jumat dalam Islam

1. Hari Terbaik dan Dihormati Allah

Hari Jumat bukan hanya sekadar waktu di mana umat Islam berkumpul untuk salat berjemaah (Salat Jumat), tetapi juga hari istimewa di sisi Allah. Rasulullah Saw bahkan menyebutnya sebagai sayyidul ayyam—penghulu dari segala hari, hari yang paling utama di antara hari-hari lainnya. Surah Al-Jumu‘ah ayat 9 menjadi landasan mengapa umat Islam harus menghormati hari Jumat. Lewat ayat ini, Allah memerintahkan orang-orang beriman untuk meninggalkan urusan dunia ketika azan Jumat dikumandangkan dan menyegerakan berzikir kepada-Nya.

“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”
(QS. Al-Jumu’ah: 9)

Kemuliaan dan kehormatan itu ditegaskan lagi dalam sabda Rasulullah Saw:

“Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jumat…”
(HR. Muslim)

Dalam hadis ini, Nabi Muhammad juga mengingatkan umatnya bahwa Jumat menjadi saksi peristiwa besar dalam sejarah manusia—dimulainya kehidupan manusia, yakni diciptakannya Nabi Adam as hingga berakhirnya, yakni hari kiamat kelak. Dengan begitu, hari Jumat menjadi hari untuk memperbarui iman, memperbanyak doa, dan menghidupkan hati dengan zikir dan amal saleh.

Baca juga: 11 Amalan Hari Jumat yang Menambah Keberkahan & Kecintaan Terhadap Rasulullah

3. Dosa-Dosa Terhapus di Antara Dua Jumat

Keutamaan Jumat selanjutnya adalah bahwa hari ini menjadi sarana pembersihan diri dari dosa-dosa kecil.

“Salat lima waktu dan Jumat ke Jumat berikutnya menghapus dosa di antara keduanya, selama dosa besar dijauhi.”
(HR. Muslim)

Setiap minggunya, Allah memberi kesempatan bagi manusia untuk memperbarui taubat dan membersihkan diri dari kesalahan yang mungkin dilakukan tanpa sadar.

4. Hari Mustajab untuk Berdoa

Salah satu rahmat terbesar di hari Jumat adalah dihadirkannya waktu mustajab, saat doa seorang hamba tidak akan tertolak.

“Pada hari Jumat terdapat satu waktu; tidaklah seorang hamba muslim berdoa kepada Allah dalam waktu itu, melainkan Allah akan memberinya apa yang ia minta.”
(HR. Bukhari & Muslim)

Kapan waktu itu? Sebagian besar ulama berpendapat waktu tersebut ada di antara Asar dan Magrib, atau antara azan dan iqamah salat Jumat. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa di dua waktu tersebut—memohon ampun, rahmat, dan kebaikan dunia akhirat.

ilustrasi berdoa di hari jumat sebagai keutamaan jumat
Ilustrasi berdoa di hari Jumat

5. Hari Memperbanyak Amal Saleh

Keutamaan Jumat juga terletak pada hari ibadah sunah. Rasulullah Saw mengajarkan umatnya untuk membersihkan diri secara fisik mulai dari mandi, bersiwak, memakai wangi-wangian, hingga membersihkan diri secara spiritual seperti membaca surah Al-Kahfi, memperbanyak selawat kepadanya, dan bersedekah. Semua ini menjadi bentuk penyucian lahir dan batin untuk menyambut hari Jumat yang mulia.

6. Hari Kemuliaan

Dari sekian banyak umat, hanya umat Islam yang terpilih menjadikan hari Jumat sebagai hari ibadah utama.

“Allah menyesatkan orang-orang sebelum kita dari hari Jumat. Maka bagi Yahudi harinya Sabtu, bagi Nasrani harinya Ahad. Lalu Allah memberi petunjuk kepada kita untuk menjadikannya Jumat.”
(HR. Muslim)

Ini adalah bukti kasih sayang Allah kepada umat Nabi Muhammad Saw, umat terakhir di dunia, namun umat pertama yang mendapat kemuliaan di akhirat.

Baca juga: Keutamaan Sedekah di Hari Jumat

7. Pahala Berlipat Ganda

Sahabat, jika kamu tertarik untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya, maka perbanyaklah ibadah dan amal saleh di hari Jumat. Sebab, Allah Swt berjanji akan memberikan pahala yang berlipat ganda di hari Jumat. Keutamaan Jumat ini bahkan tersemat dalam Al-Qur’an di surah Al-Baqarah.

Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha luas, Maha Mengetahui.”
(QS. Al Baqarah: 216)

Sedekah di Hari Jumat

Sahabat, hari Jumat adalah hadiah berharga dari Allah bagi umat-Nya. Di dalamnya ada ampunan, doa-doa yang dikabulkan, dan kesempatan untuk memperbanyak pahala. Siapa pun yang memuliakan hari Jumat dengan hati yang bersih, niat yang tulus, dan amal saleh, maka ia akan mendapatkan limpahan rahmat dan kemuliaan dari Allah Swt.

Hari Jumat adalah waktu terbaik untuk membuka hati dan berbagi rezeki. Maka dari itu Sahabat, jangan sampai kita melewatkan kesempatan ini untuk melakukan sedekah. Sebab, setiap kebaikan yang kita berikan di hari Jumat akan kembali kepada kita dengan pahala yang berlipat ganda.

Di hari ini, sedekah pun menjadi lebih istimewa di sisi Allah. Setiap rupiah yang kita salurkan kepada mereka yang membutuhkan, insyaallah akan kembali dalam bentuk keberkahan dan ketenangan hati. Sedekah Jumat merupakan cara indah untuk menjemput rida dan rahmat-Nya. (RQA)

Tombol sedekah