YOGYAKARTA — Dompet Dhuafa melalui Mitra Pengelola Program (MPP) Indonesia Berdaya dan didukung oleh UPZDK Permata Bank Syariah, menggelar grand launching Program Kantin Kontainer pada Senin (15/08/2025) di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Peresmian program dilakukan oleh Fathul Wahid selaku Rektor UII, Anna Rahmawati selaku Direktur Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, dan Zaih Mubarok selaku Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah sekaligus Pembina UPZDK Permata Bank Syariah.
Program Kantin Kontainer merupakan program Dompet Dhuafa yang diperuntukkan khusus bagi mahasiswa berprestasi yang kurang mampu dengan cara mengelola kantin yang dibangun dari kontainer. Melalui program ini, mahasiswa penerima manfaat akan mendapatkan penghasilan tambahan untuk menunjang biaya pendidikannya.


Anna Rahmawati selaku Ketua Pengurus Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya menjelaskan bahwa Ini merupakan kantin ke-11 yang digulirkan Dompet Dhuafa, Indonesia Berdaya, dan didukung oleh para donatur. Program ini hadir berkat ikhtiar bersama untuk mencetak generasi wirausaha di Indonesia.
“Tingkat kewirausahaan di Indonesia ini kita ketahui levelnya sangat rendah, sekitar 3,5% dari total angkatan kerja. Jika kita merujuk kepada negara maju, yaitu Amerika Serikat, itu bisa sampai 12%. Oleh karena selain dapat menambah penghasilan, penerima manfaat juga kita tumbuhkan jiwa entrepreneurship, sehingga nantinya dapat membuka usaha sendiri,” ujarnya.


Pada pengelolaanya, Kantin Kontainer UII berkolaborasi dengan Koperasi Mahasiswa UII. Selain sebagai pelaksana, Koperasi Mahasiswa UII juga berperan dalam melakukan monitoring serta evaluasi, agar Kantin Kontainer UII berjalan maksimal sesuai dengan yang diharapkan.
Fathul Wahid, Rektor UII, bersama seluruh civitas akademika, mengaku bahagia dengan hadirnya program ini. Sebab, Kantin Kontainer menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar wirausaha di luar kelas.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program ini. Kita berharap ini menjadi berkah untuk penerima manfaat mahasiswa demi menunjang studinya serta memperkuat ekosistem kewirausahaan di kampus,” tutur Fathul.
Baca juga: Kantin Kontainer Dompet Dhuafa Bantu Busro Wujudkan Mimpi, Taklukkan Kuliah dengan Biaya Sendiri



Kantin Kontainer yang ke-11 ini digulirkan oleh UPZDK Permata Syariah dari dana kebajikan sebagai realisasi dari perhatian penuh terhadap pengembangan sumber daya insani syariah ke depan. Habibullah selaku ketua UPZDK Permata Bank syariah, menuturkan bahwa tingkat kepercayaan pihaknya kepada Dompet Dhuafa untuk menyalurkan program kebajikan ini cukup besar.
“Seluruh program yang kita kolaborasikan dengan Dompet Dhuafa berjalan baik. Ini adalah program Kantin Kontainer ke-3 yang kami resmikan. Harapan kami, semoga program ini dapat menggugah mahasiswa untuk menjadi wirausaha, di mana kita memberikan mereka pelatihan, tempat usaha, dan modal kerja. Kami memiliki ekspektasi ini dapat menjadi laboratorium wirausaha bagi UII,” ujarnya.
Hingga tahun 2025, Dompet Dhuafa dan Indonesia Berdaya telah menggulirkan 12 Kantin Kontainer yang bekerja sama dengan kampus di seluruh Indonesia. Kami memiliki target 30 titik kantin Kontainer di Indonesia agar makin banyak lagi penerima manfaat yang terberdayakan. (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: Harja Pradika
Penyunting: Ronna, Dhika

