LAMPUNG TIMUR — Alhamdulillah, sukacita Iduladha dapat dirasakan masyarakat Indonesia melalui Program Tebar Hewan Kurban (THK) 1447 H. Dompet Dhuafa telah melaksanakan penyaluran THK 1447 Hijriah, bersama mitra kebaikan UPZ (Bazma) Pertamina Retail.
Dompet Dhuafa bersama UPZ (Bazma) Pertamina Retail menyalurkan amanah kurban dari para karyawan Pertamina Retail ke berbagai daerah di Indonesia. Penyaluran dilakukan di sejumlah wilayah di Lampung, NTT, sekaligus menjangkau masyarakat yang berada di wilayah terdampak bencana seperti Aceh. Tak hanya di dalam negeri, manfaat kurban juga turut dirasakan oleh warga Palestina yang hingga kini masih hidup di tengah situasi konflik kemanusiaan.
Sebanyak 53 hewan kurban yang terdiri dari 44 ekor domba dan 9 ekor sapi didistribusikan menjangkau sebanyak 658 penerima manfaat. Di setiap lokasi, kurban menghadirkan cerita yang berbeda. Di desa-desa yang jauh dari pusat kota, daging kurban menjadi hidangan yang dinantikan saat Iduladha.
Seperti di Dusun Margahayu, Labuhan Ratu 7, Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur. Wilayah ini cukup jauh dari perkotaan, mayoritas masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai buruh tani dan berkebun, seperti kebun singkong, cokelat dan sebagainya.



Tepat di Hari Tasyrik pertama, pada Kamis (28/06/2026), suasana di Dusun Margahayu, Labuhan Ratu Tujuh, Kecamatan Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, mulai ramai. Sejak pagi, warga telah memadati area masjid setempat untuk menyambut pelaksanaan kurban.
Sejumlah warga tampak berbincang santai dengan tetangga dan kerabat, sementara yang lain ada pula yang menunggu sambil menyeruput kopi hitam di pagi hari, tak jauh dari lokasi, beberapa domba yang telah tiba sejak dini hari menjadi perhatian warga, terutama anak-anak yang sesekali mengelus serta memeriksa kondisi hewan kurban tersebut.
Masyarakat Dusun Margahayu dikenal memiliki semangat gotong royong yang kuat. Ketika ada kegiatan desa, mereka datang tanpa banyak diminta, mengambil peran masing-masing. Di dusun yang berada di sekitar kawasan Way Kambas itu, sebanyak 40 ekor domba disembelih dan akan didistribusikan di tiga titik wilayah yakni Labuhan Ratu Tujuh, Labuhan Ratu Sembilan dan Rantau Jaya Udik.


Rizky Fajrianto perwakilan dari UPZ (Bazma) Pertamina Retail mengaku bersyukur dapat menyaksikan secara langsung penyaluran kurban di Lampung Timur. Ia menilai penyaluran kurban hingga ke pelosok menjadi salah satu upaya mewujudkan pemerataan distribusi hewan kurban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa, karena kuncinya saat ini bukan berdiri sendiri tapi berkolaborasi agar manfaat lebih luas dan jangkauan tepat sasaran. Orang kota mungkin lebih banyak memakan kurban, banyak yang belum bisa merasakan kurban secara menyeluruh, Dengan menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini tidak selalu menjadi prioritas penyaluran, manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Fajriyanto.
Sementara itu, bagi Nandrianto Suparno, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, kebahagiaan kurban tidak hanya terlihat dari banyaknya daging yang dibagikan, tetapi juga dari kebersamaan yang terbangun di tengah masyarakat. Ia mengapresiasi keterlibatan UPZ (Bazma) Pertamina Retail yang turut menghadirkan pelaksanaan kurban di Lampung Timur.
“Terima kasih kepada UPZ (Bazma) Pertamina retail yang sudah mampir ke Lampung Timur untuk hewan kurban yang berasal dari amanah para karyawan Pertamina Retail tidak hanya didistribusikan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan warga,” ucap Nandrianto.
Baca juga: Gandeng Dompet Dhuafa, Pertamina Retail Salurkan Dana Kemanusiaan untuk Palestina


Sementara itu, di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Desa Mantasi, Kota Kupang suasana Iduladha tahun ini, terasa berbeda. Warga berkumpul dengan wajah penuh syukur ketika UPZ Bazma Pertamina Retail berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa menyalurkan 5 ekor sapi kurban yang manfaatnya dirasakan oleh sekitar 450 jiwa.
Mantasi dipilih bukan tanpa alasan, selain merupakan wilayah dengan jumlah penduduk Muslim yang relatif sedikit, kawasan ini juga dihuni banyak keluarga perantau dari berbagai kabupaten di Nusa Tenggara Timur yang datang ke Kupang untuk mencari penghidupan.
Sebagian besar bekerja sebagai buruh, pedagang kecil, dan pekerja sektor informal dengan pendapatan yang tidak menentu, dalam kondisi tersebut, pelaksanaan kurban setiap tahun berlangsung sangat khidmat. Karena itu, kehadiran lima ekor sapi kurban tahun ini membawa kebahagiaan yang begitu besar.


Untuk wilayah Aceh sendiri tepatnya di Kabupaten Aceh Utara, para penyintas di Aceh Utara harus merayakan Iduladha dalam kondisi penuh keterbatasan. Banyak warga masih bertahan di rumah rusak atau tinggal di gubuk darurat dengan tenda seadanya.
Mereka harus menghadapi Lebaran tanpa persiapan, tanpa pakaian baru, bahkan tanpa tempat tinggal yang layak. Namun, hadirnya Program THK menjadi angin segar bagi para penyintas, di Kabupaten Aceh Utara, sebanyak empat ekor domba disembelih untuk menjangkau dan memberi kebahagiaan bagi para penyintas.
Sunandar, salah satu warga di Dusun Margahayu, Labuhan Ratu Tujuh, Way Kambas, Lampung Timur mengucapkan rasa syukur atas hadirnya daging kurban yang hanya bisa mereka rayakan sukacita kebersamaannya satu tahun sekali.


“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pertamina dan Dompet Dhuafa. Alhamdulillah Dusun Margahayu mendapatkan manfaat untuk pemotongan kurban, sehingga kami bisa mendapatkan manfaat, bisa ikut merayakan Hari Raya Kurban,” ungkap Sunandar.
Dari Lampung, NTT, Aceh, hingga Palestina, amanah para pekurban menjelma menjadi manfaat yang melintasi batas geografis, menyatukan semangat berbagi dengan mereka yang membutuhkan. (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: Anndini Dwi Putri
Penyuntang: Dhika

