TAPANULI TENGAH, SUMATRA UTARA — Pascabanjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah pada akhir November 2025, akses air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak. Menjawab kondisi tersebut, Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) menghadirkan solusi jangka menengah melalui program pipanisasi di Kelurahan Bona Lumban, Kecamatan Tukka.
Bencana banjir menyebabkan sumber air warga tercemar dan tidak lagi dapat digunakan. Akibatnya, masyarakat harus mencari air hingga ke dalam hutan dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Kondisi ini disampaikan langsung oleh salah satu penyintas, Jannes Tarihoran.
“Setelah banjir itu, airnya sudah keruh semua. Air sungai enggak ada, air PAM enggak ada. Jadi terpaksa kami ramai-ramai ke hutan cari air,” ujar Jannes, Jumat (30/01/2026).
Melihat situasi tersebut, Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan Bridgestone Tire Indonesia untuk merealisasikan program pipanisasi dengan mengalirkan air dari sumber mata air menuju permukiman warga. Pembangunan pipa sepanjang 900 meter ini menjangkau sekitar 150 rumah tangga di Lingkungan 3 dan Lingkungan 4 Kelurahan Bona Lumban.
Baca juga: Bantuan Sumur Bor Air Bersih Jadi Oase di Aceh Tamiang


Sebelum adanya pipanisasi, warga bahkan harus bergantung pada air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, kondisi tersebut tidak dapat bertahan lama, terutama saat memasuki musim kemarau.
“Sebulan setelah banjir itu, susahnya tidak kepalang-palang mencari air. Kalau dulu masih bisa menampung air hujan, sekarang enggak mungkin lagi,” ungkap Jannes.
Melalui program ini, akses air bersih kini dapat dijangkau lebih dekat dan aman oleh masyarakat. Warga tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh sambil membawa jerigen, termasuk melibatkan anak-anak dalam aktivitas tersebut.
“Sekarang sumber air sudah dekat. Kami sangat berterima kasih, karena sebelumnya kami harus cari air begitu jauhnya ke hutan,” kata Jannes.
Baca juga: Krisis Air Bersih Pascabanjir Bandang di Tapanuli Tengah

Dompet Dhuafa menegaskan bahwa penyediaan akses air bersih ini merupakan bagian dari ikhtiar pemulihan pascabencana yang berkelanjutan. Pendampingan terhadap penyintas akan terus dilakukan hingga kebutuhan dasar masyarakat kembali terpenuhi dan kehidupan berangsur pulih.
Upaya ini menjadi wujud komitmen Dompet Dhuafa dalam menghadirkan solusi kemanusiaan untuk menjawab kebutuhan darurat, sekaligus mendukung keberlanjutan hidup masyarakat terdampak bencana. (Dompet Dhuafa)
Teks dan foto: Shinta FN, DMC, Aji Pangestu
Penyunting: Dhika

